Timnas PSSI Garuda kalah 3-0 dari Thailand di final King’s Cup (5 Januari 1984)

XI awal Timnas PSSI Garuda dalam pertandingan final King’s Cup 1983. Foto: Majalah Olympic

Tim nasional bernama PSSI Garuda yang bermaterikan pemain muda membuat kejutan dengan berhasil lolos ke final turnamen King’s Cup 1983 di Thailand.

PSSI Garuda ke final setelah menang 2-1 melalui babak perpanjangan waktu atas tim favorit Australia Barat. PSSI Garuda menjadi tim Indonesia pertama yang lolos ke final King’s Cup sejak tahun 1969. Saat itu di laga puncak Timnas kalah 1-0 dari Korea Selatan. Satu tahun sebelumnya, tahun 1968, Indonesia juara edisi pertama King’s Cup setelah mengalahkan Burma 1-0 di final.

Pada final PSSI Garuda tidak bisa menampilkan kiri luar Sain Irmis. Ia absen di final setelah mendapat kartu kuning keduanya di turnamen pada pertandingan semifinal. Tanpa Sain Irmis, PSSI Garuda masih mampu menekan pertahanan Thailand berkat permainan solid dari gelandang Aji Ridwan Mas, Abdul Khamid, dan Kamaludin.

PSSI Garuda menjadi tim pertama yang memiliki peluang emas pada periode 15 menit pertama. Peluang berawal dari lemparan ke dalam bek kiri Budiawan Hendratno kepada penyerang tengah Anjar Rachmulyono. Setelah mengontrol bola, Anjar Rachmulyono melepas umpan datar pendek kepada Sugianto yang melakukan pergerakan masuk ke kotak penalti.

Sugianto berhasil mendapatkan bola dan melewati dua pemain Thailand. Sugianto kemudian mendekati gawang dan tinggal berhadapan dengan kiper Sompong Nantaprapasilp. Sugianto melepas tembakan datar dengan kaki kiri, tapi berhasil ditangkap kiper Sompong Nantaprapasilp.

Pada menit 23 Thailand mencetak gol. Penyerang Piyapong Pue-On berhasil lolos di kotak penalti dan melepas tembakan yang gagal diamankan kiper Hermansyah. Setelah kemasukan PSSI Garuda mencoba langsung membalas melalui sebuah tembakan jarak jauh yang sayangnya tepat ke arah kiper.

Gol Piyapong Pue-On menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama. Pada babak kedua PSSI Garuda gagal mencetak gol balasan. Malahan gawang Hermasyah kemasukan dua kali, melaui penalti Chalermvudh Sanga-pol pada mneit 75 dan gol Niwat Gaipet pada menit 86.

Indonesia gagal menjadi juara. Meski gagal, perjuangan PSSI Garuda pantas mendapat pujian. Sebelum mengalahkan tim favorit Australia Barat di semfiinal, PSSI Garuda mengalahkan Filipina U23 dengan skor 7-0, menundukkan Kookmin Bank Korea Selatan 2-1, menang 5-0 atas Singapura B, dan kalah 0-2 dari Thailand pada fase grup.

Thailand vs Indonesia (PSSI Garuda 1) 3-0
Event:
Final turnamen King’s Cup 1983
Waktu: Kamis 5 Januari 1984
Kick-off: 20.45 (20.45 WIB)
Stadion: National Stadium Bangkok Thailand
Wasit: Barry Harwood (Australia)
Jersey Timnas: Merah-Putih-Merah
Pencetak gol: 1-0 Piyapong Pue-On 23’; 2-0 Chalermvudh Sanga-pol 75’ penalti; 3-0 Niwat gipet 86’

Daftar pemain Timnas: Hermansyah (kiper); Marzuki Nyakmad, Warta Kusuma, Azhary Rangkuti (kapten), Budiawan Hendratno, Aji Ridwan Mas, Abdul Khamid, Kamaludin, Danny Bolung (Satya Permana 52’), Anjar Rachmulyono, Sugianto.
Daftar pemain cadangan: Agus Waluyo (kiper), Iryan Ruswandi, Patar Tambunan, Tan Sui Tjong, Mohamad Sofie.
Absen: Sain Irmis (akumulasi kartu)
Pelatih: Barbatana (Brasil)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!