Profil dan data fakta Djoko Malis sebagai pemain Timnas Indonesia

Djoko Malis merupakan salah satu second striker Timnas Indonesia pada periode 1978-1983. Berikut profil dan data-fakta Djoko Malis sebagai pemain Timnas.
Pada Januari 1978 Djoko Malis muda mencetak salah satu gol kemenangan 4-2 Persebaya atas Persija dalam final Divisi Utama PSSI di Senayan. Beberapa bulan kemudian Djoko Malis masuk skuad Timnas PSSI Muda, lalu PSSI Banteng di turnamen Jakarta Anniversary Cup, dan mengikuti TC Timnas untuk turnamen President Cup 1978 di Korea Selatan.
Pada Mei 1979, pelatih Marek Janota membawa Djoko Malis dalam skuad PSSI Utama ke turnamen Japan Cup di Jepang. Penyerang kelahiran Surabaya ini bermain di pertandingan kedua dan ketiga melawan Fiorentina dan tim nasional Jepang yang sama-sama berakhir dengan kekalahan 0-4.
Wartawan majalah Olympic Tabrin Tahar yang meliput langsung pertandingan di Jepang menyebut penampilan Djoko Malis sangat baik. “Dia berkali-kali mengobrak-abrik pertahanan Fiorentina secara mengesankan, walaupun dari kakinya tidak lahir gol.” Demikian yang ditulis Tabrin Tahar di Olympic edisi Juli 1979.

Djoko Malis kemudian dipilih pelatih Wiel Coerver untuk membela Indonesia di SEA Games Jakarta pada September 1979. Penyerang NIAC Mitra ini hanya bermain satu kali di fase grup. Ia tampil sebagai pemain pengganti striker Risdianto dalam pertandingan pertama dan mencetak gol penutup kemenangan 3-0 atas Singapura.
Indonesia dan Thailand memiliki poin (5) dan selisih gol (6-4) sama di klasemen akhir fase grup. Untuk menentukan siapa melawan juara grup Malaysia di final, Indonesia dan Thailand melakukan adu penalti di Stadion Utama Senayan pada Sabtu sore 29 September 1979. Wiel Coerver memilih Djoko Malis sebagai penendang keempat.
Eksekutor pertama Iswadi Idris sukses, tetapi penembak kedua Simson Rumahpasal gagal. Penendang ketiga Berti Tutuarima berhasil. Indonesia unggul 2-1. Berikutnya giliran Djoko Malis. Bola tembakannya membentur tiang kiri sebelum masuk ke gawang. Setelah itu Thailand gagal. Indonesia menang 3-1. Pada final melawan Malaysia, Djoko Malis tampil sebagai pemain pengganti Rully Nere, tapi Timnas kalah 0-1.

Setelah SEA Games 1979, Djoko Malis tidak selalu dipanggil Timnas. Setelah membela PSSI Pratama di Jakarta Anniversary Cup 1981, pemain yang mengawali karier di PS AD Surabaya ini menjadi anggota skuad Indonesia ke SEA Games Singapura 1983. Ia mencetak gol kemenangan 2-1 atas Burma (Myanmar), tapi Timnas gagal ke semifinal.
Pada Oktober 1983 Djoko Malis masuk skuad Indonesia ke Kualifikasi Olimpiade 1984. Saat itu Timnas dipegang M. Basri, pelatihnya saat di NIAC Mitra. Pada Juni 1984, Djoko Malis yang sudah pindah ke Yanita Utama dipanggil pelatih Sinyo Aliandoe untuk mengikuti pemusatan latihan pertama Timnas menuju Kualifikasi Piala Dunia 1986.
Selain bersama tim nasional, Djoko Malis juga pernah berjuang membela nama Indonesia bersama klub. Ia menjadi salah satu pemain NIAC Mitra saat juara turnamen Aga Khan Gold Cup pada November-Desember 1979 di Bangladesh. NIAC Mitra bermain dengan jersey Merah Putih dan lambang Garuda di dada dalam turnamen tersebut.
Klik di sini untuk membaca profil pemain lain Timnas Indonesia
Data fakta
Nama: Djoko Malis Mustafa
Lahir: 30 September 1957 di Surabaya
Posisi: Penyerang kedua, penyerang
Timnas: 1978-1983
Beberapa klub: PS AD (1975-1979), Persebaya, NIAC Mitra (1979-1983), Yanita Utama (1983-1984)
Beberapa TC dan turnamen bersama Timnas
| Waktu | Tim | Event |
| 1978 | Timnas PSSI Muda | Pemusatan latihan Pertandingan persahabatan |
| 1978 | Timnas PSSI Banteng | Pemusatan latihan Turnamen Jakarta Anniversary Cup 1978 di Jakarta |
| 1978 | Timnas | Pemusatan latihan menuju President Cup 1978 |
| 1979 | Timnas PSSI Utama | Pemusatan latihan Turnamen Japan Cup 1979 di Jepang SEA Games 1979 di Jakarta |
| 1981 | Timnas PSSI Pratama | Turnamen Jakarta Anniversary Cup 1981 di Jakarta |
| 1983 | Timnas | Pemusatan latihan Pertandingan persahabatan SEA Games 1983 di Singapura Kualifikasi Olimpiade 1984 di Jakarta, Singapura, Malaysia |
| 1984 | Timnas Galatama | Pemusatan latihan Kualifikasi Piala Dunia 1986 |
Prestasi bersama Timnas
| Waktu | Prestasi | Event |
| 1979 | Runner-up | SEA Games 1979 di Jakarta |
Beberapa pertandingan bersama Timnas
| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 29-05-1979 | Japan Cup | Fiorentina | 0-4 |
| 31-05-1979 | Japan Cup | Jepang | 0-4 |
| 22-09-1979 | SEA Games 1979 | Singapura | 3-0 |
| 29-09-1979 | SEA Games 1979 | Thailand | 3-1 Penalti |
| 30-09-1979 | SEA Games 1979 | Malaysia | 0-1 |
| 29-05-1983 | SEA Games 1983 | Thailand | 0-5 |
| 31-05-1983 | SEA Games 1983 | Burma (Myanmar) | 2-1 |
| 02-06-1983 | SEA Games 1983 | Brunei | 1-1 |
| 27-09-1983 | Persahabatan | Australia Barat | 0-1 |
| 06-10-1983 | Kualifikasi Olimpiade 1984 | Arab Saudi | 1-1 |
| 16-10-1983 | Kualifikasi Olimpiade 1984 | Malaysia | 1-1 |
| 19-10-1983 | Kualifikasi Olimpiade 1984 | India | 0-4 |
| 23-10-1983 | Kualifikasi Olimpiade 1984 | Singapura | 0-1 |
| 28-10-1983 | Kualifikasi Olimpiade 1984 | Malaysia | 0-2 |
| 31-10-1983 | Kualifikasi Olimpiade 1984 | India | 0-1 |
Beberapa gol bersama Timnas
| Waktu | Event | Lawan | Gol (Skor akhir) |
| 22-09-1979 | SEA Games 1979 | Singapura | 3-0 (3-0) |
| 31-05-1983 | SEA Games 1983 | Burma (Myanmar) | 2-1 (2-1) |