Dean James lolos dari hukuman tetapi masih belum bisa bermain

Foto; Go Ahead Eagles.

Persatuan sepakbola Belanda (KNVB) memutuskan untuk tidak memberikan hukuman kepada klub Go Ahead Eagles dan pemain Dean James.

Dean James bermain saat Go Ahead Eagles mengalahkan NAC Breda 6-0 dalam pertandingan Eredivisie pada 15 Maret 2026. NAC Breda kemudian meminta KNVB untuk mengulang pertandingan karena Go Ahead Eagles memainkan Dean James yang secara teknis tidak memenuhi syarat bermain, yaitu tidak memiliki izin kerja mengingat statusnya bukan lagi pemain Belanda tetapi pemain dari negara non Uni Eropa (Indonesia).

Pada Rabu 8 April 2026, seperti dikutip dari De Telegraaf, Jaksa KNVB untuk sepakbola profesional memutuskan tidak menghukum Go Ahead Eagles dan Dean James. Meski demikian, NAC Breda masih memiliki kesempatan untuk mengambil tindakan hukum.

“Kami senang bahwa jaksa telah menyimpulkan bahwa kami tidak melakukan kesalahan yang disengaja dan bahwa kami tidak dapat dimintai pertanggungjawaban,” kata Manajer Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, kepada De Telegraaf.

Dean James saat Timnas melawan Lebanon di Surabaya. Foto: Kamustimnas.com

“Senang menerima konfirmasi itu. Saya tidak tahu apakah kita bisa mengakhiri masalah ini sekarang,” lanjut Jan Willem van Dop. “Kita akan menunggu dan melihat apakah klub NAC akan mengajukan tuntutan,” tambahnya.

Meski lolos dari hukuman, Go Ahead Eagles masih belum bisa memanggil Dean James untuk latihan dan bermain. Sebabnya bek kiri Timnas Indonesia itu dan juga pemain mereka yang memegang paspor Suriname Richonell Margaret masih harus mendapatkan surat izin bekerja. Jan Willem van Dop berkata klub sudah memasukkan berkas kedua pemain ke Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND).

“Prosedur penerimaan kembali sedang berjalan lancar. Para pemain telah menyelesaikan semua hal yang diminta dari mereka,” kata Jan Willem van Dop. “Semua itu telah selesai, dan sekarang terserah IND untuk mengambil langkah selanjutnya. Kami berharap dapat memanggil mereka kembali sesegera mungkin.”

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!