Timnas U23 membutuhkan kehadiran Ivar Jenner

Pelatih Timnas Indonesia U23 Indra Sjafri terang-terangan mengatakan bahwa timnya membutuhkan kehadiran gelandang Ivar Jenner di SEA Games 2025.
Dalam dua pertandingan persahabatan melawan Mali U23, pada 15 dan 18 November 2025 di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Ivar Jenner tampil menonjol sebagai mesin penggerak permainan tim. Ivar Jenner juga menjadi satu dari tiga pemain yang bermain penuh 90 menit di kedua pertandingan. Dua pemain lain adalah bek tengah Kadek Arel dan winger Dony Tri Pamungkas.
Pada pertandingan pertama yang berakhir 0-3, Ivar Jenner bermain sebagai pemain nomor 6 alias gelandang bertahan. Pemain Jong FC Utrecht ini sering turun bermain di posisi bek tengah untuk menyusun serangan dari bawah. Setelah itu dia naik menjadi gelandang untuk mengalirkan bola ke depan.

Pada pertandingan kedua yang berakhir imbang 2-2, Ivar Jenner tidak banyak turun ke bawah karena Timnas U23 bermain dengan tiga bek tengah, tapi perannya tetap sama: mengalirkan bola ke depan dan menentukan arah permainan tim. Di laga kedua ini dia lebih sering membantu serangan.
Pada awal babak pertama, tendangan menyilang datar Ivar Jenner nyaris menjebol gawang Mali. Kiper Mayame Sissoko terbang untuk menepis, tapi wasit Mohamad Kami Zakaria Bin Ismail dari Malaysia tidak memberi sepak pojok untuk Timnas U23. Di pertengahan babak kedua, Ivar Jenner bergerak cepat naik saat Ricky Pratama mendapat kesempatan melakukan serangan balik. Sayang dia gagal mengeksekusi operan ke belakang dari pemain PSM itu.

Setelah pertandingan dalam konferensi pers, pelatih Indra Sjafri mendapat pertanyaan dari perwakilan media Kompas.com mengenai peran Ivar Jenner. “Yang jelas dalam dua gameplan yang berbeda Ivar melakoni dengan baik. Saya pikir kita butuh dia. Semoga PSSI dapat melakukan pembicaraan yang baik dengan klubnya supaya Ivar dapat bermain di SEA Games,” kata Indra Sjafri.
Ivar Jenner sangat penting dalam permainan Timnas U23. Tim pelatih Garuda Nusantara harus menyiapkan alternatif jika FC Utrecht tidak melepas Ivar Jenner mengingat SEA Games tidak masuk dalam kalender FIFA.