Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Korea Selatan U19 (10 Agustus 1992)

Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Korea Selatan U19 dalam pertandingan kedua di turnamen Piala Kemerdekaan 1992 pada 10 Agustus 1992 di Stadion Utama Senayan.
Pada pertandingan pertama Timnas bermain imbang 1-1 melawan Malaysia. Pada laga kedua di turnamen ini pelatih Timnas Danurwindo tidak dapat memainkan penyerang yang mencetak gol ke gawang Malaysia, Singgih Pitono, karena cedera hamstring dalam pertandingan itu. Penyerang muda Buyung Ismu mengisi tempat Singgih Pitono.
Meski memiliki pemain-pemain senior, Harian Kompas edisi 11 Agustus 1992 menulis Timnas kalah segalanya dari pemain junior Korea Selatan. “Pemain junior Korsel permalukan PSSI Senior.” Demikian judul berita di Harian Kompas mengenai pertandingan ini.
Menurut Kompas, nasib baik membuat Timnas hanya kalah 0-1. Beberapa kali pemain Korea Selatan tinggal berhadapan dengan kiper Eddy Harto tetapi gagal menjadi gol. Gol kemenangan Korea Selatan tercipta pada menit 63 melalui tendangan kapten Lee Ki-hyung.
Data fakta pertandingan
Indonesia vs Korea Selatan U19 0-1
Event: Pertandingan kedua Piala Kemerdekaan 1992
Waktu: Senin 10 Agustus 1992
Tempat: Stadion Utama Senayan
Jersey Timnas: Putih-Putih-Putih
Pencetak gol: 0-1 Lee Ki-hyung 63
Daftar pemain Timnas: Eddy Harto (Kiper); Herrie Setiawan, Toyo Haryono, Sudirman, Robby Darwis (Heriansyah 34’) (Yusrifar Djafar 46’), Hambali; Fakhri Husaini, Widodo C Putro, Zulkarnaen Jamil; Mustaqim, Buyung Ismu.
Pelatih: Danurwindo
Teks: Riemantono (Kamustimnas.com). Sumber: Harian Kompas Selasa 11 Agustus 1992