Cahya Supriadi melakukan save penalti ketiga di Super League

Cahya Supriadi bersama Timnas U23 di Kualifikasi Piala Asia U23. Foto: Kamustimnas.com

Cahya Supriadi melakukan save atau penyelamatan penalti yang ketiga dalam kariernya di kompetisi BRI Super League.

Pada Kamis sore 30 April 2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Cahya Supriadi bersama PSIM menghadapi Persita. Pada menit ke-6 gawang Cahya Supriadi jebol oleh sontekan penyerang Aleksa Andrejic.

Pada menit 84, dalam posisi PSIM masih tertinggal 0-1, Cahya Supriadi harus menghadapi penalti. Cahya Supriadi berhasil menebak arah tendangan ke sisi kiri dan kemudian menepis bola hasil tembakan penalti Pablo Ganet. Namun PSIM kalah 0-1.

“Pertandingan jadi lebih sulit karena kami kebobolan di menit awal. Laga baru berjalan sekitar lima menit, kita sudah kebobolan. Tapi kami sudah bekerja keras walau hasilnya belum sesuai harapan,” kata Cahya Supriadi setelah pertandingan, dikutip dari website Ileague.id.

“Perasaan saya tetap berbeda meski bisa mementahkan tendangan penalti. Beda dibanding jika tim mencatat hasil kemenangan atau hasil imbang,” dia menambahkan.

Cahya Supriadi dan Yakob Sayuri di bangku cadangan saat lawan Saint Kitts Nevis. Foto: Kamustimnas

Save penalti ini menjadi yang kedua dalam dua pertandingan terakhir. Sebelumnya pada 22 April 2026, Cahya Supriadi berhasil menepis tembakan penalti penyerang Persija Maxwell ke arah kanan untuk membuat kedudukan tetap 1-1.

Sebelum menggagalkan penalti Maxwell, kiper asal Karawang ini berhasil menembak arah penalti Allano ke sisi kiri, tapi dia gagal menghentikan bola masuk ke gawang. Persija menyemakan kedudukan 1-1.

Cahya Supriadi di Kejuaraan ASEAN U23 2025. Foto: Kamustimnas.com

Pada BRI Super League musim 2025-2026 Cahya Supriadi sudah menggagalkan tiga penalti. Satu penalti lagi yang dia gagalkan adalah eksekusi Marc Klok dalam pertandingan melawan Persib di Sultan Agung Bantul pada 24 Agustus 2025.

Cahya Supriadi berhasil menghalau bola tembakan Marc Klok ke arah tengah dengan kakinya saat dirinya sudah terlanjur menjatuhkan diri ke sisi kanan. Save pada menit 90+17 itu membuat pertandingan PSIM kontra Persib berakhir imbang 1-1.

Sebelum penalti Marc Klok, pada menit 71 Cahya Supriadi juga menghadapi penalti Persib. Saat itu tembakan Uilliam naik di atas mistar.

Cahya Supriadi pada BRI Super League musim 2025-2026 sudah kemasukan lima penalti. Selain takluk oleh penalti Allano (Persija), kiper Timnas ini juga kalah oleh tembakan penalti Alex Martins (Dewa United), Ezra Walian (Persik), Mirza Mustafic (Bali United), dan Dalberto (Arema).

Cahya Supriadi (PSIM) menggagalkan penalti

WaktuPenendang (klub)Keterangan
24-08-2025Marc Klok (Persib)Dihalau dengan kaki
22-04-2026Maxwell (Persija)Ditepis ke sisi kanan
30-04-2026Pablo Ganet (Persita)Ditepis ke sisi kiri

Cahya Supriadi (PSIM) kemasukan penalti di BRI Super League 2025-2026

WaktuPenendang (Klub)Keterangan
16-08-2025Dalberto (Arema)Kedudukan 0-1, skor akhir 1-1
20-09-2025Mirza Mustafic (Bali United)Kedudukan 0-1, skor akhir 3-1
13-02-2026Ezra Walian (Persik)Kedudukan 1-2, skor akhir 2-2
03-04-2026Alex Martins (Dewa United)Kedudukan 0-1, skor akhir 1-1
22-04-2026Allano (Persija)Kedudukan 1-1, skor akhir 1-1

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!