Timnas putri Indonesia untuk pertama kali setidaknya sejak tahun 2021 tidak kebobolan dalam empat pertandingan internasional beruntun

Timnas putri di Piala AFF 2026. Foto: FAM (Football Association of Malaysia)

Timnas putri Indonesia mencatat pencapaian yang tidak permah mereka lakukan setidaknya sejak tahun 2021, yakni tidak kebobolan dalam empat pertandingan internasional secara beruntun.

Pada Selasa 13 Oktober 2026 Timnas putri Indonesia bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Yordania dalam pertandingan persahabatan di Aqaba Yordania. Hasil itu membuat gawang Timnas putri tidak kemasukan dalam empat pertandingan terakhir.

Sebelum melawan Yordania, Timnas putri bermain imbang 0-0 melawan Armenia di Aqaba Yordania pada 10 Oktober 2026. Sebelumnya lagi, Garuda Pertiwi menang 5-0 atas Laos dan 2-0 atas Singapura di babak final dan semifinal Piala AFF pada Juli 2026.

Laita Masykuroh, kiper terbaik Piala AFF 2026. Foto: PSSI

Gawang Timnas putri terakhir kali kemasukan dalam pertandingan terakhir Grup B Piala AFF 2026 melawan Kamboja. Pada menit 47 Vibol Serysitha menjebol gawang Indonesia yang dikawal Laita Masykuroh untuk membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Laita Masykuroh menjaga gawang Timnas putri dalam enam pertandingan terakhir Garuda Pertiwi. Sementara kiper yang berkarier di Amerika Serikat Iris De Rouw tidak bisa bergabung pada saat Piala AFF dan FIFA Matchday Oktober 2026.

Pencapaian clean sheet ini bukan hanya karena penampilan baik Laita Masykuroh. Ini kerja tim, mulai dari lini belakang, tengah, dan depan. Jadi, apresasi pantas diberikan kepada Timnas putri untuk pencapaian tidak kebobolan ini.

Remini Rumbewas di Piala AFF 2026. Foto: FAM

Lini pertahanan Timnas putri juga membuktikan mampu tetap tangguh meski komposisi pemainnya berubah-ubah. Pauline van de Pol, Remini Rumbewas, Emily Nahon, dan Gea Yumanda menjadi kuartet utama di Piala AFF 2026. Sementara dalam FIFA MAtchday Oktober 2026 di Yordania komposisi beknya berbeda.

Timnas putri menampilkan kuartet Pauline van de Pol (Diganti Rosdilah Siti Nurrohmah menit 59’), Helsya Maeisyaroh (Vivi Oktavia 59’), Remini Rumbewas, dan Gea Yumanda saat melawan Armenia. Sementara susunan bek saat melawan Yordania adalah Safira Ika (Pauline va de Pol 88’), Helsya Maeisyaroh, Remini Rumbewas, dan Gea Yumanda (Vivi Oktavia 46’).

Apakah karena Timnas putri bertemu lawan yang lemah? Jelas tidak. Singapura mampu mengalahkan Garuda Pertiwi 2-0 dalam pertandingan persahabatan di Bandung beberapa pekan sebelum Piala AFF. Sementara Yordania memiliki rangking FIFA jauh di atas Indonesia. Pada ranking FIFA edisi Juni 2026 Yordania di peringkat 76, sementara Indonesia 110.

Pencapaian tidak kebobolan secara beruntun Timnas putri sejak 2021
Empat pertandingan (Persahabatan & Piala AFF)
13-10-2026: Indonesia vs Yordania 0-0
10-10-2026: Indonesia vs Armenia 0-0
22-07-2026: Indonesia vs Laos 5-0
19-07-2026: Indonesia vs Singapura 2-0

Tiga pertandingan (Piala AFF)
02-12-2024: Indonesia vs Singapura 3-0
26-11-2024: Indonesia vs Malaysia 1-0
23-11-2024: Indonesia vs Kamboja 0-0

Dua pertandingan (Kualifikasi Piala Asia)
27-09-2021: Indonesia vs Singapura 1-0
24-09-2021: Indonesia vs Singapura 1-0

Teks: Redaksi Kamustimnas.com

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!