Kejuaraan ASEAN 2026 menerapkan aturan yang diterapkan di Piala Dunia 2026

Kejuaraan ASEAN 2026 akan menerapkan beberapa peraturan baru yang telah dilaksanakan pada Piala Dunia FIFA 2026 lalu.

Dikutip dari media ASEAN Football (@aseanfootball), Kejuaraan ASEAN 2026 akan menerapkan beberapa peraturan baru dalam kompetisi yang sudah diterapkan di Piala Dunia FIFA 2026. Tujuannya untuk mengurangi pembuangan waktu dan meningkatkan alur pertandingan.

Semua pertandingan Kejuaraan ASEAN 2026 akan menggunakan Video Assistant Referee (VAR). Seperti pada Piala Dunia 2026 lalu, protokol penerapan VAR juga diperluas, tidak hanya sebatas peninjauan gol, keputusan penalti, pemberian kartu merah langsung, dan kesalahan identitas.

Berikut beberapa peraturan dalam pertandingan pada Piala Dunia 2026 yang akan diterapkan di Kejuaraan ASEAN 2026.

  • Lima pergantian pemain diperbolehkan dalam tiga jendela pergantian pemain (tidak termasuk saat jeda babak pertama).
  • Hitungan mundur 5 detik untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang untuk mengurangi pemborosan waktu.
  • Pemain yang menerima perawatan di lapangan harus tetap berada di luar lapangan setidaknya selama satu menit, kecuali dalam situasi tertentu seperti penjaga gawang atau cedera akibat pelanggaran kartu kuning/merah.
  • Pemain yang diganti harus meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik. Jika tidak, penggantinya harus menunggu hingga satu menit setelah pertandingan dimulai kembali sebelum masuk.
  • Staf pelatih tidak diperbolehkan memberikan instruksi taktis saat pertandingan dihentikan karena cedera.
  • Pemain dilarang menutup mulut dengan tangan atau baju saat terjadi konfrontasi jika dianggap mencurigakan oleh wasit.
  • Setiap pemain atau offisial tim yang sengaja meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes dapat menerima kartu merah langsung, dan tim berisiko didiskualifikasi jika pertandingan tidak dapat dilanjutkan.
  • Protokol VAR diperluas
    Selain meninjau gol, keputusan penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas, VAR juga dapat membantu dalam pemberian kartu kuning kedua yang salah, pemain yang salah menerima kartu kuning atau merah, keputusan sepak pojok yang salah, dan pelanggaran yang dilakukan sebelum permainan dimulai kembali.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!