Bagi John Herdman semua tentang membentuk tim untuk Piala Dunia 2030

Foto: Kamustimnas.com

Dalam beberapa kesempatan bertemu dengan media pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman selalu berkata mengenai Piala Dunia 2030.

Misi John Herman di Indonesia memang meloloskan Timnas ke Piala Dunia 2030. Sekarang dia sedang merancang tim seperti apa Timnas Indonesia pada 2030, langkah-langkah apa yang mesti diterapkan untuk dapat tampil di Piala Dunia 2030.

“Semuanya adalah rekayasa untuk Piala Dunia 2030. Itulah misi saya. Saya tidak hanya melihat ke saat ini, saya melihat ke sana dan mengatakan seperti apa tim yang ingin kita lihat dalam empat tahun ke depan dan bagaimana kita melangkah maju ke sana,” kata John Herdman kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta pada 22 Mei 2026.

Foto: Kamustimnas.com

“Saya pikir kami telah membuat langkah yang baik. Kami telah menetapkan identitas baru, yaitu menjadi tim yang lebih dinamis dan mudah beradaptasi di lapangan, beralih dari formasi empat bek menjadi tiga bek. Lihat bagaimana Calvin Verdonk bermain di lini tengah, di mana kita sebelumnya memiliki celah di lini tengah,” tambah pelatih asal Inggris itu.

“Saya harus mengatakan saya bangga dengan para pemain atas cara mereka menerima informasi yang kami berikan. Kemampuan untuk mengontrol celah dari pertahanan mereka sendiri ke sepertiga tengah sangat bagus, tetapi kerja di sepertiga serang masih belum bagus, kita memiliki celah besar dalam kerja di sepertiga serang kita,” ujar John Herdman.

Foto: Kamustimnas.com

“Namun kami hanya punya dua hari untuk mempersiapkan diri. Saya hanya memiliki dua sesi latihan dengan Jay Idzes, Ragnar (Oratmangoen), dan Calvin (Verdonk). Jadi saya sangat terkesan karena dalam dua hari mereka (para pemain) dapat memahami setiap informasi yang kami berikan dengan sangat cepat,” tambah mantan pelatih Kanada itu.

Foto: Kamustimnas.com

Bagi John Herdman, untuk mendapatkan tim yang mampu lolos ke Piala Dunia 2030 yang dibutuhkan tidak hanya perbaikan di dalam Timnas, melainkan juga perubahan cara pandang di masyarakat.

“Tapi satu hal yang harus kita ubah adalah mentalitas. Di negara ini kita terus membicarakan tentang nomor sembilan, penyerang tengah, Indonesia membutuhkan penyerang tengah,” kata John Herdman.

John Herdman ingin semua melupakan pembahasan mengenai Indonesia tidak memiliki penyerang tengah bagus. John Herdman ingin membangun cara pandang bahwa yang diperlukan adalah pemain yang bisa mencetak gol, apapun posisinya.

Foto: Kamustimnas.com

“Indonesia membutuhkan mentalitas di tim bahwa semua orang bisa mencetak gol dan kita harus membangun mentalitas pencetak gol. Apakah itu bek sayap, inside forward, gelandang tengah, kita harus melihat momennya, kita harus melatih momen tersebut agar kita memiliki banyak pemain yang menyerang di kotak penalti, lebih banyak orang yang percaya bahwa mereka bisa masuk ke area mencetak gol. Bek tengah mengambil tanggung jawab (untuk mencetak gol) ketika ada situasi bola mati,” ujar John Herdman.

Foto: Kamustimnas.com

“Jadi saya pikir pelajaran besarnya adalah saya terus mendengar ‘Indonesia tidak memiliki penyerang tengah’. Tanggapan saya, solusinya adalah mengubah pola pikir pemain. Semua ingin mencetak gol, semua pemain ingin menyerang. Karena sebelumnya Indonesia terlalu pasif. Bertahan lalu transisi, bertahan lalu transisi. Bagi kami sekarang kami memerlukan lebih banyak pemain yang berpikir plus satu, jumlah pemain lebih banyak, gelandang tengah, bek tengah, bek sayap yang berusaha menembus barisan pertahanan,” kata John Herdman.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!