Timnas Indonesia kalah 2-0 dari Bosnia Herzegovina (26 Februari 1997)

Foto: Kamustimnas.com

Timnas Indonesia kalah 2-0 dari Bosnia dan Herzegovina sehingga gagal maju ke babak semifinal turnamen Dunhill Cup di Malaysia. Berikut ulasan dan data-fakta pertandingan.

Pertandingan Bosnia dan Herzegovina melawan Indonesia pada 26 Februari 1997 menjadi pertandingan terakhir Grup B Dunhill Cup. Timnas harus menang untuk memastikan tempat di babak semifinal setelah pada pertandingan grup sebelumnya Zimbabwe menang 6-0 atas Vietnam.

Dalam klasemen sementara sebelum pertandingan Bosnia melawan Indonesia, Zimbabwe berada di peringkat pertama dengan lima poin dari tiga pertandingan dan selisih gol +6. Bosnia di posisi kedua dengan empat poin dari dua pertandingan dan selisih gol +4.

Timnas asuhan pelatih Danurwindo berada di peringkat ketiga dengan empat poin dari dua pertandingan. Sebelumnya Sudirman dkk. mencatat hasil imbang 0-0 melawan Zimbawe dan menang 1-0 atas Vietnam berkat gol penyerang Widodo C. Putro.

Danurwindo memimpin Timnas di Piala Asia 1996. Foto: Tangkapan layar Youtube Lensa Olahraga ANTV.

Laporan pertandingan di koran New Strait Times edisi 27 Februari 1997 menulis sekitar 10 ribu suporter datang ke Stadion Merdeka Kuala Lumpur untuk memberikan dukungan kepada Timnas. Namun Bosnia menegaskan dominasi mereka sejak awal laga.

Bosnia mendapatkan peluang pertama di menit keempat. Namun tendangan Senan Rapuh berhasil ditepis kiper Hendro Kartiko. New Strait Times menulis, setelah peluang Bosnia itu Timnas mencoba menyerang tapi kesulitan menembus pertahanan Bosnia.

Pada menit 29, penyerang Dzelaludin Muharemovic berhasil melewati pertahanan tImnas, tetapi dia kemudian dilanggar Hendro Kartiko. Penalti untuk Bosnia. Sanin Pintul mencetak gol dari titik penalti.

Serangan Bosnia pada menit 44 kembali membuat gawang Indonesia kebobolan. Data pertandingan di New Strait Times menyebutkan bahwa Timnas mendapat empat sepak pojok dan melepas lima tembakan tepat sasaran, tapi tidak ada yang menjadi gol.

Foto: Kamustimnas.com

Tabloid Bola nomor 676 minggu keempat Februari 1997 dalam laporan langsungnya dari Kuala Lumpur menulis penampilan Timnas sebenarnya lebih baik dari saat melawan Zimbabwe dan Vietnam.

“Menurut Danurwindo, pemain sudah berani berimprovisasi dengan memainkan bola, membuat pergerakan, dan lebih pintar mencari ruang kosong. Widodo yang diduetkan dengan Rochi Putiray pun makin tajam untuk mengoyak jantung pertahanan Bosnia,” tulis Tabloid Bola.

Timnas yang sedang mempersiapkan diri untuk tampil di Kualifikasi Piala Dunia 1998 pada April 1997 gagal maju ke babak semifinal Dunhill Cup 1997.

Data-fakta
Bosnia dan Herzegovina vs Indonesia 2-0
Event:
Pertandingan ketiga Grup B Dunhill Cup
Waktu: Rabu 26 Februari 1997
Kick-off: 19.30 (18.30 WIB)
Stadion: Merdeka Kuala Lumpur
Wasit: Nik Ahmad Yaacob (Malaysia)
Kartu kuning Timnas: Hendro Kartiko 29’, Herman Pulalo 44’
Pencetak gol: 1-0 Sanin Pintul 30’ penalti; 2-0 Asim Hrnjic 44’
Daftar pemain Timnas: Hendro Kartiko (kiper); Agung Setyabudi, Nur’alim, Sudirman (kapten), Aples Tecuari, Herman Pulalo; Francis Wewengkang, Eri Irianto (Chris Yarangga), Bima Sakti (Suwandi Hadi Siswoyo); Widodo C Putro, Rochi Putiray.
Pelatih: Danurwindo

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!