Timnas futsal mendorong batas Indonesia ke standar internasional

Timnas futsal Indonesia sedang mendorong batas Indonesia ke standar internasional. Jadi, keberhasilan menembus final Piala Asia tidak akan membuat Timnas berhenti.
“Ini adalah keberhasilan dari begitu banyak orang yang telah sama-sama bekerja dan tentu saja kami bangga dengan apa yang kami lakukan. Kami mencoba untuk mendorong batas Indonesia ke standar internasional. Menurut saya kami sedang melakukan itu, tapi para fans juga mesti paham bahwa kami kami tetap sama, menang atau kalah kami selalu berusaha memberi yang terbaik,” ujar pelatih Timnas Hector Souto dalam konferensi pers setelah pertandingan semifinal melawan Jepang, Kamis 5 Februari 2026 di Indonesia Arena.
“Jadi, kadang kita akan berhasil, kadang kita tidak berhasil. Contohnya Jepang pada malam ini. Mereka adalah tim nasional yang luar biasa. Saya mengamati mereka dalam pertandingan internasional. Mereka punya pemain-pemain hebat, taktik yang sangat bagus, mereka sangat cepat, memainkan ide-ide yang modern. Saya respek dengan apa yang telah dilakukan pelatih Kensuke Takahashi. Namun olahraga seperti itu, kadang kita menang, kadang kita kalah,” tambah pelatih asal Spanyol itu.

Timnas mengalahkan Jepang dengan skor 5-3 melalui babak tambahan setelah sebelumnya bermain imbang 3-3 di waktu normal dua kali 20 menit. Selanjutnya pada pertandingan final Timnas akan menghadapi Iran pada Sabtu 7 Februari 2026 di Indonesia Arena Senayan Jakarta.
Iran adalah raja futsal Asia. Iran saat ini menempati peringkat lima dunia. Iran sudah 13 kali menjadi juara Piala Asia Futsal AFC. Namun, Timnas tidak takut dengan nama besar Iran. Timnas akan terus mendorong batasnya di pentas internasional.

“Jadi, bagi Anda trofi sudah pasti menjadi milik Iran. Jadi Anda boleh merayakannya bersama mereka,” kata Hector Souto menjawab pertanyaan dari perwakilan media Uzbekistan, yang menyebut Iran sangat kuat secara teknik dan fisik sementara Indonesia tidak memperlihatkan fisik yang baik di semifinal.
“Namun buat saya trofi itu masih harus diperebutkan. Oke tentu saja mereka memiliki pemain-pemain yang bagus. Mereka kuat dan memiliki kemampuan individu yang bagus. Tapi kami akan memainkan kartu kami. Jika mereka menang kami akan mengucapkan selamat kepada mereka. Jika kami menang maka kami akan sangat senang dan juga untuk membuktikan kepada Anda bahwa tim kami juga kuat,” tambah Hector Souto.