Liga Selection Indonesia kalah 2-3 dari tim nasional Paraguay (21 Februari 1986)

Pertandingan Liga Selection (putih-putih) melawan Paraguay. Foto: Tabloid Bola melalui @tabloid_bola

Beberapa sumber menyebut tim nasional Indonesia pernah bertemu tim nasional Paraguay. Itu terjadi pada tahun 1986 di Senayan saat Paraguay melakukan tur ke Asia untuk persiapan tampil di Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Faktanya, tim Indonesia yang tampil melawan Paraguay bukanlah tim nasional. Yang tampil adalah Liga Selection yang sedang disiapkan untuk tampil di turnamen King’s Cup di Thailand pada akhir Februari sampai awal Maret 1986. Liga Selection terdiri dari para pemai yang tampil di kompetisi Galatama.

Namun mungkin kedua federasi kemudian mencantumkan pertandingan pada Jumat sore 21 Februari 1986 di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu sebagai pertandingan internasional. Tapi sebenarnya yang tampil adalah Liga Selection yang ditangani pelatih muda dari klub Arseto, Danurwindo.

Baru dua hari kemudian, pada 23 Februari 1986 juga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Paraguay bertemu tim nasional. Bukan tim nasional senior, melainkan tim nasional junior yang sebagian besar pemainnya membawa tim pelajar Indonesia juara Kejuaraan Pelajar Asia pada Desember 1985 di Senayan.

Penyerang Liga Selection Ricky Yacobi bersama Timnas di SEA Games 1987. Foto: Dokumentasi

Timnas junior kalah 0-6 dari Paraguay, sementara dua hari sebelumnya Liga Selection kalah 2-3. Sebenarnya Liga Selection cukup bisa mengimbangi tim peserta Piala Dunia itu. Pasukan Danurwindo mampu menyamakan kedudukan 2-2 setelah sempat tertinggal 0-2. Namun kegagalan kiper Donny Latuperissa mengantisipasi tembakan jarak jauh membuyarkan hasil imbang.

Dalam pantauan Kamustimnas.com saat menyaksikan rekaman pertandingan yang tayang di kanal Youtube TVRI Pusat, Liga Selection mampu mengkreasi peluang. Hebatnya, beberapa peluang tercipta dari skema permainan yang disusun dari bawah. Bayangkan! Tahun 1986 tim Indonesia sudah bisa bermain demikian saat menghadapi tim nasional dari Amerika Selatan peserta Piala Dunia!

Salah satunya menghasilkan gol pada menit ke-22. Gol pertama Liga Selection ini berawal dari umpan terobosan bek kanan Jaya Hartono saat maju sampai lini tengah. Penyerang Ricky Yacobi kemudian dari sisi kanan dalam kotak penalti melepas tembakan keras. Bola yang ditepis kiper Jorge Battaglia kemudian didorong masuk penyerang sayap kiri Ruslan.

Serangan Liga Selection yang menghasilkan peluang emas di menit 44 juga enak untuk ditonton. Dari jantung pertahanan, bek tengah Johny Patti mendribel bola dan kemudian melepas operan kepada Ricky Yacobi yang berada di tengah wilayah Paraguay.

Ricky Yacobi tidak lama menguasai bola. Penyerang asal Medan itu langsung mengoper bola kepada gelandang Inyong Lolombulan dan melakukan pergerakan untuk mengajaknya bermain satu dua. Namun, Inyong Lolombulan memilih melepas bola ke sisi kiri kepada bek kiri Tonggo Tambunan, yang kemudian melakukan penetrasi.

Tonggo Tambunan kemudian melepas umpan lambung ke kotak penalti. Ricky Yacobi sudah berada di sana. Penyerang Arseto itu mengontrol bola dengan dada dan dengan sedikit memutar badannya langsung melepas tembakan kaki kiri. Sayang bola kurang tepat sasaran.

Bek Liga Selection Jaya Hartono (putih) saat lawan Korsel di Asian Games 1986. Foto: Dokumentasi

Liga Selection juga memiliki satu tembakan yang digagalkan tiang gawang pada menit 59. Peluang berawal dari umpan terobosan Jaya Hartono yang membuat Inyong Lolombulan tinggal berhadapan dengan kiper Jorge Battaglia. Tembakan gelandang Arseto itu dihalau kiper. Bola kedua kemudian jatuh ke Ruslan yang berada di dekat pojok kiri kotak penalti. Ruslan menembak, tapi bola mengenai pojok kanan atas tiang gawang.

Liga Selection berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Ricky Yacobi di menit 74. Tuan rumah mendapat penalti setelah Ruslan terjatuh saat bek Paraguay mencoba menutup pergerakannya untuk menguasai umpan terobosan gelandang Louis Mahodin. Tembakan datar Ricky Yacobi ke pojok kanan bawah gawang gagal diantisipasi kiper.

Sayang sekitar enam menit sebelum pertandingan selesai, kiper Donny Latuperissa gagal membaca bola tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti oleh Adolfino Canate. Bola sebenarnya mengarah ke tengah gawang, tapi Donny Latuperissa terkejut setelah bola memantul ke tanah di kotak kecil depan gawang.

Liga Selection vs Paraguay 2-3
Event:
Pertandingan persahabatan
Waktu: Jumat sore 21 Februari 1986
Stadion: Utama Gelora Bung Karno Jakarta
Wasit: Sujendro (Magelang, Indonesia)
Kartu kuning Liga: Warta Kusuma 53’ (mendorong lawan dari belakang dalam duel)
Jersey Liga: Putih-Putih-Putih
Pencetak gol: 0-1 Ramon Hicks 8’; 0-2 Cesar Zabala 14’; Ruslan 22’ (Bola tepisan kiper terhadap tembakan Ricky Yacobi); 2-2 Ricky Yacobi 74’ penalti (Ruslan dijatuhkan); 2-3 Adolfino Canete 84’

Daftar susunan pemain Liga Selection: Donny Latuperissa (kiper); Jaya Hartono, Warta Kusuma (Kapten), Edi Muchni, Tonggo Tambunan; Louis Mahodin, Inyong Lolombulan, Yunus Muchtar (Aprius 77’); Hery Santoso (Johny Patti 67’), Ricky Yacobi, Ruslan
Pelatih: Danurwindo

Sumber: Harian Kompas 22 Februari 1986 dan Youtube TVRI Dokpus Pusat

error: Content is protected !!