Indonesia jelas tidak boleh meremehkan Kamboja di Kejuaraan ASEAN 2026

Timnas dalam latihan menuju Kejuaraan ASEAN pada 30 Mei 2026. Foto: Riemantono/Kamustimnas

Timnas Indonesia akan melawan Kamboja pada pertandingan pertamanya di Kejuaraan ASEAN 2026. Kamboja sekarang tidak bisa disamakan dengan Kamboja beberapa tahun lalu.

Pertandingan Indonesia melawan Kamboja dimainkan pada 27 Juli 2026 di Stadion Pakansari Cibinong. Ini laga pertama Timnas di Kejuaraan ASEAN 2026, sementara untuk Kamboja ini pertandingan yang kedua setelah sebelumnya menjamu Singapura di Phnom Penh.

Jadi mesin Kamboja sudah lebih dulu panas daripada mesin Indonesia. Apalagi kalau Timnas tidak memainkan pertandingan uji coba internasional sebelumnya. Mayoritas pemain Timnas menjalani pertandingan resmi terakhir pada Mei 2026 di liga. Kondisi ini bikin khawatir.

John Herdman akan memimpin tim dengan pemain dari klub Indonesia. Foto: Riemantono/Kamustimnas

Dalam rekor pertemuan Indonesia jauh lebih baik. Sejak tahun 1995, dalam 17 pertemuan Timnas mencatat 16 kemenangan dan satu hasil imbang. Timnas pernah menang 10-0 di SEA Games 1995 dan 8-0 di Piala AFF 2004. Namun itu masa lalu.

Belakangan selisih gol kemenangan Timnas atas Kamboja mulai menipis. Timnas menang 4-2 pada Piala AFF 2020 di Singapura pada Desember 2021 dan hanya menang tipis 2-1 di Senayan pada Piala AFF 2022.

Ingat, pada Kejuaraan ASEAN 2026 nanti Timnas bermaterikan pemain-pemain dari klub Liga Indonesia. Jadi mungkin saja level permainan Timnas tidak seperti Timnas yang tampil di FIFA Series 2026 atau FIFA Matchday Juni 2026 lalu. Kehadiran penyerang Mitchell Baker dan sayap Luke Vickery masih belum pasti karena kedua pemain belum resmi menjadi WNI.

Pemain Kamboja saat mengalahkan Hong Kong 2-0. Foto: @ffc_official_ig

Sepakbola Kamboja sudah berkembang. Contoh terakhir pada Kejuaraan Remaja ASEAN U19 di Sumatera Utara pada 1-13 Juni 2026. Kamboja muda maju ke semifinal setelah menahan Australia 2-2. Australia kemudian mengalahkan Indonesia 1-0 di semifinal. Timnas U19 menang susah payah 1-0 atas Kamboja di pertandingan perebutan peringkat ketiga.

Liga Kamboja ada di atas Liga Indonesia dalam ranking Asia (AFC) di akhir musim 2025-2026. Kamboja peringkat 19, sementara Indonesia 20.

Klub Kamboja Svay Rieng dua kali beruntun masuk final AFC Challenge League, kompetisi kasta ketiga di Asia. Sementara wakil Indonesia, Madura United mentok di semifinal setelah kalah agregat 3-6 dari Svay Rieng di musim 2024-2025 dan Dewa United tersingkir di perempat final musim 2025-2026.

Beberapa pemain Svay Rieng menjadi bagian dari tim nasional Kamboja, seperti bek dan kapten Sareth Krya, gelandang kelahiran Jepang Yudai Ogawa, kiper Vireak Dara, dan penyerang Sieng Chanthea.

Tim nasional Kamboja yang dilatih orang Jepang Koji Gyoto juga memiliki penyerang kelahiran Kolombia Andres Nieto dan penyerang kelahiran Pantai Gading Abdel Kader Coulibaly.

Timnas gagal mengalahkan Laos dan Filipina di kandang pada 2024. Foto: Riemantono/Kamustimnas

Performa tim nasional Kamboja sedang bagus. Pada FIFA Matchday Juni 2026 lalu Kamboja menang 4-0 atas Bhutan dan 2-0 atas Hong Kong yang memiliki ranking FIFA lebih baik dari mereka. Sebelum pertandingan Hong Kong peringkat 155, sementara Kamboja 177.

Belum lama ini website Federasi sepakbola ASEAN, yakni Aseanfootball.org mengabarkan Kamboja akan menggelar pemusatan latihan di Jepang pada 14-22 Juli 2026 setelah sebelumnya latihan di Phnom Penh. Kamboja akan melakukan beberapa pertandingan uji coba melawan klub Jepang.

Timnas Indonesia tidak boleh meremehkan kekuatan di luar Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Kamboja jelas bisa menghadirkan bencana untuk Indonesia. Ingat pada Kejuaraan ASEAN 2024 Indonesia gagal ke semifinal di antaranya karena hanya seri 3-3 melawan Laos dan kalah 0-1 dari Filipina di kandang.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!