Maarten Paes ungkap kunci keberhasilan gagalkan dua penalti yang membawa Ajax lolos ke Eropa

Maarten Paes setelah menggagalkan penalti FC Utrecht. Foto: Ajax.nl

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes melakukan kontribusi besar dalam kemenangan Ajax Amsterdam dalam pertandingan terakhir di musim 2025-2026.

Maarten Paes menggagalkan dua penalti FC Utrecht dalam pertandingan final play-off Eropa pada Minggu sore 24 Mei 2026 waktu Belanda di Stadion Kras Volendam. Ajax menang 4-3 dalam adu penalti setelah sebelumnya dalam waktu 90 menit plus babak tambahan selama 30 menit pertandingan berakhir imbang 1-1.

Sebelum gemilang di babak adu penalti, Maarten Paes melakukan beberapa save. Pada menit kedua Maarten Paes sambil menjatuhkan diri ke sisi kanan berhasil menghalau bola sundulan pemain Utrecht. Kemudian pada menit ketujuh mantan kiper FC Dallas ini mengamankan tembakan datar silang dari bek kiri Souffian El Karouani.

Foto: Ajax.nl

Setelah itu tidak ada tembakan tepat Utrecht yang membahayakan gawang Ajax. Namun pada menit 105 Maarten Paes takluk terhadap tendangan voli keras Gjivai Zechiel sehingga kedudukan menjadi imbang 1-1. Maarten Paes sama sekali tak bereaksi menghadapi tendangan tersebut.

Kedudukan 1-1 bertahan sampai babak tambahan selesai. Di babak adu penalti Maarten Paes berhasil menggagalkan tembakan penalti penalti pertama Utrecht yang dilakukan penyerang Sebastien Haller. Maarten Paes berhasil menebak arah tendangan mantan penyerang Ajax itu yang tidak terlalu keras ke arah sisi kanan.

Foto: Kamustimnas.com

Pada penalti kedua Utrecht, Maarten Paes lagi-lagi berhasil menebak arah tembakan ke sisi kanan, tapi tendangan Rafik El Arguioui terlalu keras dan mengarah ke bagian atas sehingga tidak bisa dijangkau mantan kiper Utrecht itu.

Pada penalti ketiga, Maarten Paes kembali bergerak ke kanan tapi Gjivai Zechiel menendang bola masuk ke sisi kiri. Pada penalti keempat, Maarten Paes terbang ke sisi kiri, tapi Adrian Blake mengarahkan bola ke sisi kanan.

Foto: Kamustimnas.com

Kedudukan adu penalti 4-3 untuk Ajax dan Souffian El Karouani menjadi eksekutor kelima atau terakhir Utrecht. Souffian El Karouani menendang dengan kaki kiri dan Maarten Paes terbang ke sisi yang tepat. Tangannya berhasil menangkis tembakan ke sisi kiri. Ajax menang 4-3 dan meraih tiket ke kualifikasi UEFA Conference League.

Setelah pertandingan, dalam wawancara dengan ESPN Belanda, Maarten Paes mengaku mempelajari penendang-penendang Utrecht. Sebelum adu penalti Maarten Paes tampak berdiskusi dengan staf pelatih Ajax sambil mengamati layar komputer.

Foto: Ajax.nl

“Ini adalah sore yang luar biasa. Adu penalti selalu hebat jika Anda bisa memenangkannya, dan untungnya saya berhasil menyelamatkan dua tendangan,” kata Maarten Paes memulai percakapannya dengan ESPN, dikutip dari Voetbalprimeur.nl.

“Haller adalah pengambil penalti yang bagus. Saya mencoba mengatakan beberapa hal kepadanya. Saya tahu dia selalu melakukan semacam gerakan berhenti, jadi jika Anda melakukan gerakan pura-pura, dia akan melihat ke bawah dan menembak. Itulah yang saya coba lakukan.”

Foto: Ajax.nl

“Dia pernah gagal satu kali di Dortmund. Dia juga pernah gagal satu kali untuk kami melawan AZ, ketika saya berada di Utrecht,” kenang Paes.

Untuk penyelamatan kedua dalam adu penalti Maarten Paes berkata: “El Karouani sering mengambil tendangan bebasnya dengan kaki tumpuannya, dan kami memperkirakan dia akan melakukannya lagi kali ini.”

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!