Profil dan data-fakta Mahyadi Panggabean sebagai pemain Timnas Indonesia

Tidak banyak pemain Timnas Indonesia yang mampu mencetak gol di pertandingan final sekaligus juga di hari ulang tahunnya. Mahyadi Panggabean salah satunya. Berikut profil dan data-faktanya sebagai pemain Timnas.
Pada November 2004, Mahyadi Panggabean bersama Saktiawan Sinaga menjadi dua pemain Timnas U23 asal PSMS yang dipromosikan pelatih Peter Withe ke Timnas senior. Mahyadi Panggabean kemudian melakukan debut Timnas dalam pertandingan terakhir Indonesia di Grup 8 Babak Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2006 melawan Turkmenistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
Mahyadi Panggebean masuk lapangan pada menit ke-71 menggantikan penyerang Ilham Jaya Kesuma. Beberapa menit sebelumnya rekannya penyerang Saktiawan Sinaga juga debut dengan menggantikan Boaz Solossa. Saat mereka masuk Timnas memimpin 3-1. Mahyadi Panggabean bermain di sisi kiri bersama Ortizan Solossa. Debutnya berjalan aman. Timnas menang 3-1.
Mahyadi Panggabean dan juga Saktiawan Sinaga kemudian dibawa Peter Withe ke Vietnam untuk Piala AFF 2004. Pemain asal Sibolga ini menggantikan penyerang sayap Elie Aiboy saat Timnas menang 6-0 atas Laos dan 8-0 atas Kamboja. Mahyadi Panggabean kemudian tampil sebagai pemain pengganti gelandang Firman Utina dalam semifinal melawan Malaysia di GBK.

Mahyadi Panggabean masuk lagi sebagai pemain pengganti di laga pertama final melawan Singapura di GBK pada 8 Januari 2005. Itu tepat di hari ulang tahunnya yang ke-23. Mahyadi Panggabean menggantikan Elie Aiboy pada menit 74. Di tengah rasa frustrasi kubu Indonesia, karena penyerang muda harapan Boaz Solossa cedera, tim gagal mencetak gol, dan tertinggal 0-3, Mahyadi Panggabean muncul sebagai pemecah kebuntuan.
Tendangan bebas kaki kiri Mahyadi Panggabean di menit tambahan babak kedua berhasil menjebol gawang kiper Lionel Lewis yang sebelumnya sulit ditaklukkan pemain Timnas. Penonton di GBK bersorak. Memang itu hanya gol hiburan karena Timnas kalah 1-3, tapi sangat berarti bagi pemain yang mengawali karir di klub-klub di Sibolga dan Tapanuli itu.
Setelah pertandingan, di dekat ruang konferensi pers, Mahyadi Panggabean berkata gol pertamanya untuk Timnas itu dipersembahkan antara lain untuk orang tua dan para pelatihnya. Mahyadi Panggabean muda mendapat banyak pertanyaan dari wartawan. Dia muncul ke permukaan sebagai pemain muda berbakat dengan kemampuan kaki kiri yang sangat baik. Pada masa itu jarang ada pemain dengan profil seperti itu.

Timnas gagal juara Piala AFF 2004, tapi dari turnamen itu muncul beberapa pemain muda yang kemudian menjadi bagian dari Timnas senior: Boaz Solossa, Syamsul Chaeruddin, Saktiawan Sinaga, dan Mahyadi Panggabean.
Mahyadi Panggabean kemudian menjadi bagian dari skuad Indonesia di SEA Games 2005, Piala AFF 2007, Piala Asia AFC 2007, dan Kualifikasi Piala Dunia 2010. Setelah namanya menghilang dari skuad Timnas di Piala AFF 2008 dan 2010, Mahyadi Panggabean kembali tampil bersama Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2014.
Pertandingan melawan Iran di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 15 November 2011 menjadi penampilan terakhir Mahyadi Panggabean dalam pertandingan resmi bersama Timnas. Gol ke gawang Singapura di final Piala AFF 2004 ternyata kemudian menjadi satu-satunya gol Mahyadi Panggabean bersama Timnas di pertandingan resmi.
Klik di sini untuk membaca profil pemain-pemain lain Timnas Indonesia
Data-fakta
Nama: Mahyadi Panggabean
Lahir: 8 Januari 1982
Posisi: Bek kiri, gelandang kiri
Timnas: 2004-2011
Beberapa TC dan turnamen bersama Timnas senior
| Waktu | Tim | Event |
| 2004 | Timnas | Kualifikasi Piala Dunia 2006 |
| 2004 | Timnas | Piala AFF 2004 di Vietnam |
| 2005 | Timnas | Piala AFF 2004 (Kandang-tandang) |
| 2006 | Timnas | TC persiapan Piala Asia 2007 |
| 2006 | Timnas | TC dan uji coba di China |
| 2006 | Timnas | BV Cup 2006 di Vietnam |
| 2007 | Timnas | Piala AFF 2007 di Singapura |
| 2007 | Timnas | Piala Asia AFC 2007 di Jakarta |
| 2007 | Timnas | Kualifikasi Piala Dunia 2010 |
| 2011 | Timnas | Kualifikasi Piala Dunia 2014 |
Prestasi bersama Timnas senior
| Waktu | Prestasi | Event |
| 2004-2005 | Runner-up | Piala AFF 2004 |
Beberapa pertandingan bersama Timnas senior
| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 17-11-2004 | Kualifikasi Piala Dunia 2006 | Turkmenistan | 3-1 |
| 07-12-2004 | Piala AFF 2004 | Laos | 6-0 |
| 13-12-2004 | Piala AFF 2004 | Kamboja | 8-0 |
| 28-12-2004 | Piala AFF 2004 | Malaysia | 1-2 |
| 08-01-2005 | Piala AFF 2004 | Singapura | 1-3 |
| 29-03-2005 | Persahabatan | Australia | 0-3 |
| 11-11-2006 | Persahabatan | Singapura | 2-1 |
| 15-11-2006 | BV Cup 2006 | Kamerun U23 | 0-2 |
| 17-11-2006 | BV Cup 2006 | Vietnam U23 | 0-1 |
| 13-01-2007 | Piala AFF 2007 | Laos | 3-1 |
| 15-01-2007 | Piala AFF 2007 | Vietnam | 1-1 |
| 17-01-2007 | Piala AFF 2007 | Singapura | 2-2 |

| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 01-06-2007 | Persahabatan | Hong Kong | 3-0 |
| 21-06-2007 | Persahabatan | Jamaika | 2-1 |
| 24-06-2007 | Persahabatan | Oman | 0-1 |
| 30-06-2007 | Persahabatan | Liberia XI | 2-1 |
| 10-07-2007 | Piala Asia AFC 2007 | Bahrain | 2-1 |
| 09-11-2007 | Kualifikasi Piala Dunia 2010 | Suriah | 1-4 |
| 25-04-2008 | Persahabatan | Yaman | 1-0 |
| 11-11-2011 | Kualifikasi Piala Dunia 2014 | Qatar | 0-4 |
| 15-11-2011 | Kualifikasi Piala Dunia 2014 | Iran | 1-4 |
Gol bersama Timnas senior
| Waktu | Event | Lawan | Gol (Skor akhir) |
| 08-01-2005 | Piala AFF 2004 | Singapura | 1-3 (1-3) |