Profil dan data-fakta Jaya Hartono sebagai pemain Timnas Indonesia

Jaya Hartono merupakan salah satu fullback terbaik di Indonesia pada tahun 1980-an dan 1990-an. Berikut profil dan data-faktanya bersama Timnas Indonesia.
Jaya Hartono bersama Liga Selection tampil dalam pertandingan persahabataan melawan peserta Piala Dunia 1986 Paraguay di Stadion Utama Senayan pada Februari 1986. Beberapa sumber menyebut pertandingan ini sebagai laga resmi antara kedua negara. Fullback klub NIAC Mitra Surabaya ini kemudian menjadi andalan pelatih Danurwindo saat Liga Selection mewakili Indonesia dalam turnamen King’s Cup di Thailand pada Maret 1986.
Pada Mei 1986 nama Jaya Hartono dimasukkan pelatih kepala Timnas Bertje Matulapelwa ke Timnas A yang disiapkan untuk Asian Games 1986. Pemain asal Medan ini masuk dalam skuad Timnas A yang berlatih dan bertanding di Brasil pada Juni-Juli 1986 dan tampil dalam Piala Kemerdekaan pada Agustus 1986 di Jakarta. Bermain sebagai bek kanan, Jaya Hartono tampil penuh pada dua pertandingan pertama fase grup melawan Singapura B (3-0), dan Malaysia U23 (2-1) serta final melawan Aljazair (0-1).
Jaya Hartono kemudian masuk skuad Indonesia di Asian Games di Korea Selatan pada September-Oktober 1986. Setelah tidak bermain di pertandingan pertama melawan Qatar, mantan pemain klub Bintang Selatan Medan ini tampil saat Timnas melawan Arab Saudi, Malaysia, Uni Emirat Arab di perempat final, dan Korea Selatan di semifinal. Timnas gagal meraih medali, tapi peringkat empat menjadi pencapaian terbaik Indonesia di Asian Games sejak edisi 1962 sampai 2023.

Pada Februari 1987 Jaya Hartono kembali tampil bersama Liga Selection di King’s Cup. Setelah tidak bermain pada tiga pertandingan awal Indonesia di Kualifikasi Olimpiade 1988, Jaya Hartono kembali berada di skuad Timnas asuhan Bertje Matulapelwa dalam persiapan menuju SEA Games 1987.
Jaya Hartono tampil dalam pertandingan uji coba melawan juara Belanda PSV Eindhoven di Stadion Utama Senayan pada Juni 1987. Bermain sebagai bek kiri, mantan pemain PSMS ini mencetak gol kedua Timnas dalam laga yang berakhir 3-3 itu. Pada menit 44, Jaya Hartono bermain satu dua dengan Azhary Rangkuti dan berhasil lolos dari hadangan dua bek PSV. Dari luar kotak penalti Jaya Hartono melepas tendangan kaki kiri datar ke arah tiang pertama yang gagal dihalau kiper Patrick Lodewijks.
Jaya Hartono kemudian bermain penuh dalam pertandingan terakhir Indonesia di Kualifikasi Olimpiade 1988 melawan Jepang yang berakhir 1-2 di Senayan pada Juni 1987. Jaya Hartono menjadi XI awal dalam seluruh lima penampilan Timnas ketika juara Piala Kemerdekaan pada Agustus 1987. Jaya Hartono juga menjadi pemain inti Timnas saat meraih medali emas SEA Games di Jakarta pada September 1987. Namun pada pertandingan final melawan Malaysia dia tidak bermain penuh, diganti Sutrisno.

Posisi bek kiri Timnas kemudian ditempati Jaya Hartono pada Kualifikasi Piala Asia 1988, Kualifikasi Piala Dunia 1990, dan SEA Games 1989. Namun dalam era pelatih Anatoli Polosin pada 1990-1992, Jaya Hartono membela Timnas hanya dalam turnamen Piala Presiden di Korea Selatan pada Juni 1991. Pada era itu Aji Santoso mendominasi posisi bek kiri Timnas.
Jaya Hartono kembali lagi ke Timnas menjelang SEA Games di Singapura pada Juni 1993. Meski di tim sudah ada Aji Santoso dan Rahmad Darmawan, pemain Petrokimia Putra ini tetap dibawa pelatih Ivan Toplak. Jaya Hartono tampil saat Timnas menang 1-0 atas Vietnam di fase grup.
Tahun 1994, Jaya Hartono tidak masuk skuad Timnas yang disiapkan Anatoli Polosin untuk Asian Games 1994. Namun dia mendapat kesempatan membela Indonesia saat masuk skuad Timnas PSSI Harimau yang bermaterikan pemain-pemain dari klub Jawa Timur dalam turnamen Piala Kemerdekaan 1994 di Surabaya. Jaya Hartono bermain penuh saat PSSI Harimau mengalakan PSSI Garuda asuhan Anatoli Polosin di semifinal dengan skor 3-1.

Sudah berusia 32 tahun, Jaya Hartono dipercaya pelatih Romano Matte tampil di SEA Games Chiang Mai pada Desember 1995. Jaya Hartono tampil sebagai pengganti Aji Santoso dalam pertandinan melawan Kamboja yang berakhir 10-0. Pemain Assyabaab Salim Group Surabaya ini mencetak operan kunci untuk gol kelima. Operannya kepada Indrianto Nugroho membuat pertahanan Kamboja terbuka. Indrianto Nugroho kemudian langsung melepas umpan tarik yang disundul masuk Kurniawan Dwi Yulianto.
Pada Maret 1996, Jaya Hartono bermain penuh dalam dua pertandingan Timnas pada Kualifikasi Piala Asia 1996 di Malaysia. Timnas seri 0-0 melawan Malaysia dan menang 7-1 atas India. Indonesia untuk pertama kali lolos ke Piala Asia.
Nama: Jaya Hartono
Lahir: 20 Oktober 1963 di Medan
Posisi: Bek kanan dan bek kiri
Timnas: 1986-1996
TC dan turnamen bersama Timnas
| Waktu | Tim | Event |
| 1986 | Liga Selection | Piala Raja 1986 di Thailand |
| 1986 | Timnas | TC persiapan Asian Games dan SEA Games |
| 1986 | Timnas | Latihan dan pertandingan uji coba di Brasil |
| 1986 | Timnas | Piala Kemerdekaan 1986 di Jakarta |
| 1986 | Timnas | Asian Games 1986 di Korea Selatan |
| 1987 | Liga Selection | Piala Raja 1987 di Thailand |
| 1987 | Timnas | Kualifikasi Olimpiade 1988 di Jakarta |
| 1987 | Timnas | Piala Kemerdekaan 1987 di Jakarta |
| 1987 | Timnas | SEA Games 1987 di Jakarta |

| Waktu | Tim | Event |
| 1988 | Liga Selection | Piala Raja 1988 di Thailand |
| 1988 | Timnas | Kualifikasi Piala Asia 1988 di Jakarta |
| 1988 | Timnas | Piala Kemerdekaan 1988 di Jakarta |
| 1989 | Timnas | Latihan dan pertandingan uji coba di Jerman dan Belanda |
| 1989 | Timnas | Kualifikasi Piala Dunia 1990 (Kandang dan tandang) |
| 1989 | Timnas | SEA Games 1989 di Malaysia |
| 1991 | Timnas | Piala Presiden 1991 di Korea Selatan |
| 1993 | Timnas | SEA Games 1993 di SIngapura |
| 1994 | Timnas Rajawali | Piala Kemerdekaan 1994 di Surabaya |
| 1995 | Timnas | SEA Games 1995 di Thailand |
| 1996 | Timnas | Kualifikasi Piala Asia 1996 di Malaysia |
Prestasi bersama Timnas
| Waktu | Prestasi | Event |
| 1986 | Runner-up | Piala Kemerdekaan 1986 |
| 1986 | Peringkat 4 | Asian Games 1986 |
| 1987 | Peringkat 4 | Piala Raja 1987 (Liga Selection) |
| 1987 | Juara | Piala Kemerdekaan 1987 |
| 1987 | Juara | SEA Games 1987 |
| 1989 | Peringkat 3 | SEA Games 1989 |
| 1993 | Peringkat 4 | SEA Games 1993 |
| 1994 | Runner-up | Piala Kemerdekaan 1994 (PSSI Harimau) |
| 1996 | Juara | Grup 4 Kualifikasi Piala Asia 1996 |

Beberapa pertandingan bersama Timnas
| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 21-02-1986 | Persahabatan* | Paraguay | 2-3 |
| 05-03-1986 | Piala Raja 1986* | Thailand | 1-1 |
| 10-08-1986 | Piala Kemerdekaan 1986 | Singapura B | 3-0 |
| 12-08-1986 | Piala Kemerdekaan 1986 | Malaysia Harimau | 2-1 |
| 20-08-1986 | Piala Kemerdekaan 1986 | Aljazair | 0-1 |
| 23-09-1986 | Asian Games 1986 | Arab Saudi | 0-2 |
| 25-09-1986 | Asian Games 1986 | Malaysia | 1-0 |
| 01-10-1986 | Asian Games 1986 | Uni Emirat Arab | 2-2 (4-3 pen) |
| 03-10-1986 | Asian Games 1986 | Korea Selatan | 0-4 |
| 20-02-1987 | Piala Raja 1987* | Hubei (Chn) | 3-1 |
| 27-02-1987 | Piala Raja 1987* | Korea Utara | 0-2 |
| 14-06-1987 | Persahabatan | PSV Eindhoven (Bld) | 3-3 |
| 26-06-1987 | Kualifikasi Olimpiade 1988 | Jepang | 1-2 |
| 02-08-1987 | Piala Kemerdekaan 1987 | Port Authority (Tha) | 2-0 |
| 04-08-1987 | Piala Kemerdekaan 1987 | Aljazair XI | 2-1 |
| 06-08-1987 | Piala Kemerdekaan 1987 | Korea Selatan XI | 1-1 |
| 09-08-1987 | Piala Kemerdekaan 1987 | Aljazair XI | 2-1 |

| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 12-09-1987 | SEA Games 1987 | Brunei | 2-0 |
| 14-09-1987 | SEA Games 1987 | Thailand | 0-0 |
| 17-09-1987 | SEA Games 1987 | Burma | 4-1 |
| 20-09-1987 | SEA Games 1987 | Malaysia | 1-0 |
| 12-01-1988 | Piala Raja 1988* | FCS Innsbruck (Aut) | 1-3 |
| 14-01-1988 | Piala Raja 1988* | Thailand | 3-3 |
| 18-01-1988 | Piala Raja 1988* | Oman | 3-0 |
| 20-01-1988 | Piala Raja 1988* | Liaoning (Chn) | 2-0 |
| 17-06-1988 | Kualifikasi Piala Asia 1988 | Yaman | 1-0 |
| 19-06-1988 | Kualifikasi Piala Asia 1988 | Bahrain | 0-0 |
| 22-06-1988 | Kualifikasi Piala Asia 1988 | Korea Selatan | 0-4 |
| 07-08-1988 | Piala Kemerdekaan 1988 | China B | 1-1 |
| 18-04-1989 | TC di Jerman | Meppen (Jer) | 1-6 |
| 13-05-1989 | Persahabatan | Singapura | 2-1 |
| 21-05-1989 | Kualifikasi Piala Dunia 1990 | Korea Utara | 0-0 |
| 28-05-1989 | Kualifikasi Piala Dunia 1990 | Jepang | 0-0 |
| 04-06-1989 | Kualifikasi Piala Dunia 1990 | Hong Kong | 1-1 |
| 11-06-1989 | Kualifikasi Piala Dunia 1990 | Jepang | 0-5 |
| 25-06-1989 | Kualifikasi Piala Dunia 1990 | Hong Kong | 3-2 |
| 09-07-1989 | Kualifikasi Piala Dunia 1990 | Korea Utara | 1-2 |

| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 21-08-1989 | SEA Games 1989 | Brunei | 6-0 |
| 23-08-1989 | SEA Games 1989 | Filipina | 5-1 |
| 25-08-1989 | SEA Games 1989 | Malaysia | 0-2 |
| 28-08-1989 | SEA Games 1989 | Singapura | 0-1 |
| 30-08-1989 | SEA Games 1989 | Thailand | 1-1 (9-8 pen) |
| 07-06-1991 | Piala Presiden 1991 | Malta | 0-3 |
| 11-06-1991 | Piala Presiden 1991 | Mesir | 0-6 |
| 09-06-1993 | SEA Games 1993 | Vietnam | 1-0 |
| 08-08-1994 | Piala Kemerdekaan 1994 | Myanmar | 2-0 |
| 10-08-1994 | Piala Kemerdekaan 1994 | Thailand | 0-1 |
| 12-08-1994 | Piala Kemerdekaan 1994 | Australia XI | 1-0 |
| 06-12-1995 | SEA Games 1995 | Kamboja | 10-0 |
| 02-03-1996 | Kualifikasi Piala Asia 1996 | Malaysia | 0-0 |
| 04-04-1996 | Kualifikasi Piala Asia 1996 | India | 7-1 |
Gol bersama Timnas
| Waktu | Event | Lawan | Gol (Skor) |
| 14-06-1987 | Persahabatan | PSV Eindhoven (Bld) | 2-1 (3-3) |