Profil dan data-fakta Harry Muryanto bersama Timnas Indonesia

Harry Muryanto merupakan salah satu pemain Timnas Indonesia yang pernah dua kali mengikuti turnamen kualifikasi Olimpiade. Berikut profil dan data faktanya bersama Timnas.
Buku 60 Tahun PSSI yang dikeluarkan PSSI pada tahun 1990 mencantumkan Harry Muryanto mulai memperkuat Timnas Indonesia pada tahun 1974. Pada tahun tersebut Harry Muryanto masuk skuad Timnas asuhan pelatih Djamiat Dalhar dan Aang Witarsa dalam turnamen Jakarta Anniversary Cup di Stadion Utama Senayan.
Harry Muryanto antara lain tampil dalam pertandingan kedua melawan Korea Selatan pada 3 Juni 1974. Bek kanan Harry Muryanto masuk menggantikan bek kiri Rusdi Bahalwan. Dikutip dari Harian Kompas edisi 4 Juni 1974, pergantian tersebut membuat bek kanan Sutan Harhara bergeser ke posisi bek kiri.

Pada Februari 1976, Harry Muryanto dipilih pelatih Wiel Coerver masuk ke dalam skuad Indonesia untuk Kualifikasi Olimpiade 1976 di Stadion Utama Senayan. Harry Muryanto mulai bermain pada pertandingan terakhir fase grup melawan Malaysia. Pemain Persib ini tampil setelah bek kanan Sutan Harhara tidak bugar. Harry Muryanto bermain penuh dan Timnas menang 2-1. Hasil itu mengantar Indonesia ke final kualifikasi.
Harry Muryanto kembali bermain sejak menit awal dalam pertandingan final melawan Korea Utara. Pemain UNI Bandung ini bermain penuh. Namun Timnas kalah melalui adu penalti dari Korea Utara setelah sebelumnya dalam waktu normal dan babak tambahan pertandingan berakhir imbang 0-0.

Empat tahun kemudian Harry Muryanto kembali masuk skuad Timnas untuk turnamen Kualifikasi Olimpiade. Indonesia berada di Grup 2 yang dimainkan di Kuala Lumpur Malaysia pada Maret dan April 1980. Sebelum tampil di Kuala Lumpur, Harry Muryanto bermain sebagai pengganti bek kanan Simson Rumahpasal dalam pertandingan persahabatan melawan India di Semarang pada 15 Maret 1980.
Dalam Kualifikasi Olimpiade 1980 di Kuala Lumpur, pelatih Frans van Balkom baru memainkan Harry Muryanto sejak menit pertama di pertandingan keempat melawan Filipina. Pemain PS Jayakarta Galatama ini tidak bermain penuh. Harry Muryanto diganti oleh Kosasih. Timnas menang 4-0 atas Filipina. Itu menjadi satu-satunya kemenangan Indonesia di Kualiifkasi Olimpiade 1980.
Sekitar satu tahun sebelum Kualifikasi Olimpiade 1980, Harry Muryanto sudah kembali ke Timnas. Harry Muryanto dipilih pelatih Marek Janota untuk membela Timnas PSSI Utama di turnamen Piala Jepang pada Mei 1979. Harry Muryanto bermain penuh ketika Timnas kalah 0-4 dari tuan rumah Jepang.
Nama: Harry Muryanto
Lahir: 24 Februari 1953 di Bandung
Meninggal: –
Posisi: Bek kanan
Timnas: 1974-1980
Beberapa TC dan turnamen bersama Timnas
| Waktu | Tim | Event |
| 1974 | Timnas | Jakarta Anniversary Cup 1974 di Jakarta |
| 1976 | Timnas | TC persiapan Kualifikasi Olimpiade |
| 1976 | Timnas | Kualifikasi Olimpiade 1976 di Jakarta |
| 1979 | Timnas PSSI Utama | Piala Jepang 1979 di Jepang |
| 1980 | Timnas | TC persiapan Kualifikasi Olimpiade |
| 1980 | Timnas | Kualifikasi Olimpiade 1980 di Malaysia |
Prestasi bersama Timnas
| Waktu | Prestasi | Event |
| 1974 | Runner-up | Jakarta Anniversary Cup 1974 |
| 1976 | Runner-up | Kualifikasi Olimpiade 1976 |
Beberapa pertandingan bersama Timnas
| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 03-06-1974 | Jakarta Anniversary Cup 1974 | Korea Selatan | 2-1 |
| 24-02-1976 | Kualifikasi Olimpiade 1976 | Malaysia | 2-1 |
| 26-02-1976 | Kualifikasi Olimpiade 1976 | Korea Utara | 0-0 (4-5 pen) |
| 31-05-1979 | Piala Jepang 1979 | Jepang | 0-4 |
| 15-03-1980 | Persahabatan | India | 2-3 |
| 31-03-1980 | Kualifikasi Olimpiade 1980 | Filipina | 4-0 |