Profil dan data-fakta Franky Wenno bersama Timnas Indonesia

Franky Wenno merupakan bek yang meramaikan dunia sepakbola Indonesia pada tahun 1980-an dan 1990-an. Pemain asal Maluku ini juga pernah berada di Timnas Indonesia. Berikut profil dan data-faktanya di Timnas.
Franky Wenno merupakan salah satu dari 18 pemain Timnas Indonesia saat meraih medali emas SEA Games Jakarta pada September 1987. Dalam catatan Kamustimnas.com Franky Wenno memang tidak bermain dalam empat pertandingan Timnas selama SEA Games 1987, tetapi partisipasinya dalam terbentuknya tim yang solid di SEA Games tidak dapat diabaikan.
Franky Wenno menjadi pemain yang disiapkan sebagai pengganti dua bek tengah tangguh Marzuki Nyakmad dan Robby Darwis jika salah satunya tidak dapat bermain. Pelatih Timnas Bertje Matulapelwa sudah menyiapkan Franky Wenno sejak sebelum SEA Games 1987.

Bek Arseto Solo ini pertama kali memainkan pertandingan internasional bersama Timnas era Bertje Matulapelwa pada Kualifikasi Olimpiade 1988. Dalam pertandingan terakhir Indonesia di Kualifikasi Olimpiade 1988 melawan Jepang pada 26 Juni 1987 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Timnas tidak bisa memainkan Robby Darwis. Bertje Matulapelwa memasang Franky Wenno bersama Marzuki Nyakmad di jantung pertahanan.
Franky Wenno bermain penuh melawan Jepang. Namun Timnas yang sempat unggul 1-0 berkat gol Ricky Yacobi akhirnya kalah 1-2. Penampilan Franky Wenno mendapat penilaian dari mantan kapten Timnas Ronny Pattinasarani dalam kolomnya di Harian Kompas.
“Kita tahu dalam mengawal lawan keduanya (Marzuki Nyakmad dan Franky Wenno) cukup tangguh, tackling mereka juga keras dalam usaha menghalau bola. Sayang keduanya mempunyai kelemahan sama, yaitu dalam melepaskan bola ke depan. Kelemahan ini menjadikan sulit bagi tim kita membangun serangan dari bawah.” Demikian tulisan Ronny Pattinasarny di Kompas edisi 27 Juni 1987.

Sebelum melawan Jepang, Franky Wenno sudah tampil bersama Timnas di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pada 14 Juni 1984, Franky Wenno tampil sebagai pengganti Azhary Rangkuti dalam pertandingan persahabatan melawan klub Belanda PSV Eindhoven.
Pemanggilan Franky Wenno ke Timnas tidak dapat dilepaskan dari penampilan baik bersama Arseto di kompetisi Galatama dan juga saat tampil bersama Liga Selection. Franky Wenno masuk dalam skuad Liga Selection untuk turnamen Piala Raja di Thailand pada Februari 1987.

Pada 9 Januari 1987, Liga Selection melakukan pertandingan persahabatan melawan klub amatir Jerman Rheinland di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Liga Selection menang 1-0 atas tim yang dua hari sebelumnya menahan Timnas 1-1. Dikutip dari Kompas edisi 10 Januari 1987, Franky Wenno mencetak gol kemenangan Liga Selection lewat tembakan jarak jauh setelah mendapatkan bola sapuan dari lawan.
Franky Wenno kemudian menjadi pemain inti Liga Selection di Piala Raja 1987. Mantan pemain Makassar utama Galatama dan PSM Makassar ini menjadi XI awal dalam seluruh lima pertandingan Liga Selection, yakni melawan Hubei (China), Thailand, Oman, Korea Utara di semifinal, dan Thailand lagi di laga perebutan peringkat tiga.
Nama: Franky Wenno
Lahir: 1963
Posisi: Bek
Timnas senior: 1987
Beberapa TC dan turnamen bersama Timnas dan Liga Selection
| Waktu | Tim | Event |
| 1987 | Liga Selection | Turnamen Piala Raja 1987 di Thailand |
| 1987 | Timnas | TC persiapan Kualifikasi Olimpiade dan SEA Games |
| 1987 | Timnas | Kualifikasi Olimpiade 1988 |
| 1987 | Timnas | Piala Kemerdekaan 1987 di Jakarta |
| 1987 | Timnas | SEA Games 1987 di Jakarta |
Prestasi bersama Timnas
Beberapa pertandingan bersama Timnas dan Liga Selection
| Waktu | Event | Lawan | Skor |
| 09-01-1987 | Persahabatan | Rheinland (Jer) | 1-0 |
| 20-02-1987 | Piala Raja 1987 | Hubei (China) | 3-1 |
| 22-02-1987 | Piala Raja 1987 | Thailand | 1-1 |
| 24-02-1987 | Piala Raja 1987 | Oman | 2-0 |
| 27-02-1987 | Piala Raja 1987 | Korea Utara | 0-2 |
| 01-03-1987 | Piala Raja 1987 | Thailand | 2-3 |
| 14-06-1987 | Persahabatan | PSV Eindhoven (Bld) | 3-3 |
| 26-06-1987 | Kualifikasi Olimpiade 1988 | Jepang | 1-2 |