Timnas putri kalah 1-7 dari Kongo (12 April 2026)

Timnas putri Indonesia kalah 1-7 dari Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan pertama FIFA Series 2026 di Stadion Ratchaburi Thailand pada Minggu sore 12 April 2026.
Pertandingan ini menjadi laga pertama dalam periode kedua Satoru Mochizuki menjadi pelatih Timnas. Sebelumnya pelatih asal Jepang ini memegang Timnas pada 2024-2025. Posisi Satoru Mochizuki digeser menjadi penasehat teknis setelah Garuda Pertiwi gagal di Kualifikasi Piala Asia AFC 2026 pada Juli 2025 di Tangerang.
Kongo menjadi tim pertama yang melepas umpan berbahaya ke kotak penalti. Namun, Indonesia menjadi tim pertama yang mencetak gol.
Menit keempat Timnas mendapat sepak pojok pertama. Umpan sepak pojok Helsya Maeisyaroh menimbulkan perebutan bola di bagian depan kotak penalti. Bola jatuh kepada Sheva Imut yang berdiri bebas dan tidak offiside, tapi tembakannya dari depan gawang jauh di atas mistar.

Namun kemudian wasit Pansa Chaisanit dari Thailand melakukan pengecekan VAR untuk melihat momen saat Claudia Scheunemann terjatuh dalam perebuan bola. Wasit menunjuk titik penalti. Claudia Scheunemann mengambil penalti. Tembakan datarnya ke sisi kiri gagal dihalau kiper. Timnas unggul 1-0.
Setelah unggul 1-0, Timnas terus tertekan oleh permainan agresif Kongo. Tim asal Afrika ini berhasil mengkreasi peluang-peluang. Pada menit 22 Kongo mencetak gol balasan melalui sundulan Merveille Kanjinga memanfaatkan umpan tarik dari sisi kanan pertahanan Garuda Pertiwi. Menit 28 Kongo berbalik unggul 1-2 melalui skema sepak pojok.
Timnas tampak kalah fisik dari Kongo, dalam kecepatan, adu bodi, dan bola udara. Cara bermain Kongo terlihat juga lebih matang. Meski demikian Garuda Pertiwi tetap berjuang. Menit ke-38 Timnas kembali mengancam gawang Kongo, tapi tembakan Sheva Imut berhasil diamankan kiper.
Menit 45+6 Kongo mencetak gol ketiga. Keunggulan fisik dan permainan Kongo sekaligus ketidakmatangan pemain Timnas sangat terlihat jelas di lapangan. Contohnya di menit 45+6. Bola operan ke belakang Remini Rumbewas sangat sulit untuk rekan setim. Di situ memang ada Safira Ika, tapi dia kalah cepat dari penyerang Kongo.
Ayunan kaki Safira Ika untuk menyapu bola kalah cepat dari pergerakan pemain Kongo. Akibatnya dia membuat lawan terjatuh. Wasit kemudian mengecek VAR dan memutuskan mengeluarkan kartu merah untuk Safira Ika, yang posisinya sebagai pemain terakhir di pertahanan Timnas. Babak pertama berakhir 1-3 untuk Kongo.

Pada jeda babak Satoru Mochizuki melakukan dua pergantian. Jazlyn Kayla dan Rosdilah Siti Nurrohmah masuk menggantikan Gea Yumanda dan Isa Warps. Remini Rumbewas bergeser ke posisi bek tengah. Rosdilah Siti Nurrohmah menjadi bek kanan. Jazlyn Kayla yang melakukan debut di Timnas putri senior bermain di sisi kiri pertahanan. Namun bek Timnas U16 dan U19 itu tidak bisa menyelesaikan babak kedua karena cedera di menit 87.
Kongo terlalu kuat untuk Indonesia, apalagi Timnas bermain dengan satu pemain lebih sedikit dari lawan. Di babak kedua Timnas hanya melepaskan satu tembakan ke arah gawang. Pada awal babak kedua tembakan Claudia Scheunemann dari jarak jauh setelah melihat kiper agak maju berhasil diamankan kiper.
Meski demikian pada menit 60 Timnas putri mampu memperagakan permainan operan pendek cepat yang enak dllihat. Permainan operan itu melibatkan Emily Nahon, Helsya Maeisyaroh, Sheva Imut, dan berujung umpan daerah Jazlyn Kayla ke arah Claudia Scheunemann, tapi penyerang FC Utrecht vrouwen itu dijatuhkan bek Kongo.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa peringkat FIFA hanyalah angka. Dalam ranking FIFA Indonesia berada di peringkat 106, sementara Kongo 107. Namun dari segi permainan Garuda Pertiwi sangat jelas kalah jauh dari Kongo. Timnas menyerah 1-7 dari Kongo.
Data-fakta pertandingan
Indonesia vs Republik Demokratik Kongo 1-7
Event: FIFA Series 2026
Waktu: Minggu 12 April 2026
Stadion: Ratchaburi Thailand
Wasit: Pansa Chaisanit (Thailand)
Kartu kuning Timnas: Viny Silfianus (tekel tidak tepat) 14’
Kartu merah: Safira Ika 45+8’ (melakukan jegalan dalam posisi sebagai orang terakhir)
Waktu tambahan: 9’ dan 4’
Jersey Timnas: Merah-Merah-Merah:
Pencetak gol: 1-0 Claudia Scheunemann 7’ (penalti); 1-1 Merveille Kanjinga 22’; 1-2 Flavine Mawete 28’; 1-3 Mariene Kasaj 45+6’; 1-4 Olga Massombo 52’; 1-5 Merveille Kanjinga 59’; 1-6 Flavine Mawete 72’; 1-7 Consolate Feza 82’.
Daftar pemain Timnas: Iris De Rouw (kiper); Remini Rumbewas, Safira Ika, Emily Nahon, Gea Yumanda (Jazly Kayla 46’) (Allya Putri Afianti 87’); Helsya Maeisyaroh, Viny Silfianus (Kapten); Isa Warps (Rosdilah Siti Nurrohmah 46’), Reva Oktaviani (Ajeng Sri Handayani 69’), Sheva Imut (Aulia Al Mabruroh 69’); Claudia Scheunemann (Nafeeza Nori 78’).
Daftar pemain Cadangan: Alleana Ayu Arumy (kiper), Shesilia Putri (kiper); Vivi Oktavia, Aulia Arifah, Shifana Rizka, Nasywa Rambe.
Pelatih: Satoru Mochizuki (Jepang)