Cerita ringan dari belakang garis gawang: Ketika kapten merangkul rekan setim

Momen ini sudah lewat beberapa bulan lalu, tepatnya 8 Oktober 2025, tapi menurut Kamustimnas.com sayang kalau tidak disampaikan meski hanya cerita ringan.
Pertandingan play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi sudah memasuki menit ke-10 tambahan waktu babak kedua. Waktu sudah lewat satu menit dari yang diumumkan wasit cadangan. Di lapangan Timnas Indonesia memburu gol untuk menyamakan kedudukan 3-3 melawan Arab Saudi.
Tekel kedua Kevin Diks kepada Salem Al Dawsari tidak dianggap pelanggaran oleh wasit Ahmad Al Ali dari Kuwait. Kevin Diks menguasai bola dan langsung mengoper ke Thom Haye.

Di tengah gemuruh penonton di stadion, Thom Haye terus mendribel bola. Dia kemudian mengoper bola kepada Ricky Kambuaya yang bergerak di sisi kiri. Ricky Kambuaya mencoba masuk ke kotak penalti, tapi Saud Abdulhamid melakukan tekel dan Ricky Kambuaya terjatuh.
Di balik kamera, Kamustimnas.com langsung berpikir ‘ini dia peluang terakhir Indonesia melalui situasi tendangan bebas dari sisi kiri kotak penalti’. Ternyata tidak ada bunyi peluit. Ricky Kambuaya bangkit dan mengejar untuk mengambil bola dari Saud Abdulhamid dan pemain Arab Saudi itu terjatuh.

Kali ini wasit Ahmad Al Ali meniup peluit. Pelanggaran untuk Arab Saudi. Thom Haye kecewa kepada keputusan wasit. Tidak lama kemudian Ahmad Al Ali meniup peluit tanda pertandingan selesai. Timnas kalah 2-3.

Ricky Kambuaya menunduk sambil memegang lututnya. Pada bagian lain lapangan, Ole Romeny dan kapten Jay Idzes tergeletak sedih di dalam kotak penalti Arab Saudi. Saud Abdulhamid mendatangi Jay Idzes dan membantu bek Sassuolo itu bangkit.

Kapten Jay Idzes kemudian berjalan ke sisi kiri. Ia merangkul dan memeluk Ricky Kambuaya, yang tampak sedih karena gagal memanfaatkan kesempatan yang ternyata menjadi serangan terakhir Timnas dalam pertandingan ini. Setelah itu sang kapten tampak mengajak Ricky Kambuaya untuk bergabung dengan rekan setim.

Semua kecewa dengan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi. Saat para pemain Timnas mendatangi tribun selatan yang menjadi tempat para suporter Indonesia, Ricky Kambuaya bertepuk tangan untuk memberikan ucapan terima kasih atas dukungan luar biasa suporter. Tapi, dia lebih banyak menunduk.

Ricky Kambuaya menjadi salah satu pemain yang mendapat kepercayaan bermain penuh 90 menit. Dalam data di website The-AFC.com, Ricky Kambuaya melakukan tiga tekel, memblok satu tembakan, dan melakukan satu intersep. Selain itu, pemain asal Sorong Papua ini melakukan empat pelanggaran dan dua kali dilanggar pemain Arab Saudi. Saat menyerang ia melakukan satu tembakan yang diblok. Ricky Kambuaya memenangkan enam duel dan 10 kali kalah dalam duel.