Timnas Indonesia kalah 1-0 dari Irak (11 Oktober 2025)

Timnas Indonesia kalah 1-0 dari Irak dalam pertandingan kedua di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Sabtu malam (11-10-2025) di Stadion King Abdullah Sports City Jeddah Arab Saudi.
Kekalahan ini membuat impian Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 tidak menjadi kenyataan. Indonesia menjadi juru kunci grup karena pada pertandingan pertama kalah 2-3 dari Arab Saudi (8-10-2025). Perjalanan panjang Timnas dari putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pun berakhir. Skuad Garuda bermain 20 kali dengan hasil delapan kali menang, empat kali seri, dan delapan kali kalah.
Pelatih Patrick Kluivert menampilkan XI pemain awal yang berbeda dari pertandingan pertama di putaran keempat melawan Arab Saudi. Maarten Paes tentu saja masih mengawal gawang Indonesia. Di depannya ada kuartet Kevin Diks, Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Dean James. Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk berperan sebagai gelandang pengontrol, dengan Thom Haye lebih ke depan untuk mendukung penyerang tengah Mauro Zijlstra. Sementara Eliano Reijnders dan Ricky Kambuaya mendukung dari sayap.

Timnas menjadi tim yang lebih sering mencoba untuk menyerang, tapi masih gagal menghasilkan gol. Menit ketujuh, Timnas mendapatkan sepak pojok pertama. Menit kesembilan, Thom Haye melepaskan tembakan pertama Timnas, tapi masih menyamping. Kemudian pada menit 14, sundulan Mauro Zijlstra menyamping.
Setelah itu, perlu waktu lama bagi timnas untuk memberikan ancaman besar pada pertahanan Irak, itu pun melalui situasi tendangan bebas. Namun tembakan bebas Dean James pada menit 45+4 menyamping ke sisi kiri gawang.
Sementara Irak tidak memberikan ancaman yang berbahaya bagi pertahanan Timnas pada babak pertama. Tembakan-tembakan mereka juga tidak tepat sasaran. Namun pada babak kedua, tepatnya di menit 76, Irak mampu memanfaatkan kegagalan Timnas mempertahankan penguasan bola. Tembakan Zidane Iqbal gagal dihalau Maarten Paes. Satu aksi berbahaya Irak menghasilkan gol.

Pada babak kedua, Timnas hanya satu kali melakukan tembakan tepat, yakni upaya dari Kevin Diks di menit 65. Tembakan Kevin Diks tepat ke arah kiper dan berhasil diamankan. Setelah tertinggal, Timnas mencoba menyerang tetapi tidak menghasilkan kesempatan besar untuk menjebol gawang Irak.
Pergantian pemain yang dilakukan Patrick Kluivert pada babak kedua kurang memberi perubahan besar terhadap ketajaman serangan Timnas. Timnas jarang mendapatkan kesempatan besar di dalam kotak penalti Irak. Kehadiran Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Miliano Jonathans, dan kemudian Ramadhan Sananta gagal memberikan gol untuk Timnas. Sangat jelas faktor kebugaran mempengaruhi performa Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny. Kedua penyerang ini baru pulih dari cedera.
Setelah pertandingan dalam konferensi pers, pencetak gol Irak Zidane Iqbal menyebut pertandingan ini sulit. Pertandingan memang berjalan ketat dan dapat disebut berjalan berimbang. Sayangnya serangan-serangan Timnas tidak tajam. Sementara Irak melalui satu aksi Zidane Iqbal langsung dapat membuat perbedaan.
Data Pertandingan
Irak vs Indonesia 1-0
Event: Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Waktu: Sabtu 11 Oktober 2025
Kick-off: 22.30 (02.30 WIB)
Stadion (Penonton): King Abdullah Sports City
Wasit: Ma Ning (China)
Kartu kuning Timnas: Calvin Verdonk 41’ (angkat kaki terlalu tinggi), Ricky Kambuaya 44’ (tekel terlambat), Mauro Zijlstra 46′, Ole Romeny 84’ (tekel terlambat), Miliano Jonathans 90+6 (membanting bola), Rizky Ridho 90+11 (protes)
Kartu merah: Zaid Tahseen 90+9 (Kartu kuning kedua), Thom Haye 90+14′ (protes wasit setelah laga selesai) Shayne Pattynama 90+14′ (protes wasit setelah laga selesai)
Jersey Timnas: Merah-Merah-Merah
Pencetak gol (Assist): 1-0 Zidane Iqbal 76’
Daftar pemain Timnas: Maarten Paes (Kiper): Kevin Diks, Rizky Ridho, Jay Idzes, Dean James (Nathan Tjoe-A-On 87’); Joey Pelupessy (Ramadhan Sananta 87’), Thom Haye, Calvin Verdonk; Eliano Reijnders (Miliano Jonathans 65’), Mauro Zijlstra (Ole Romeny 56’), Ricky Kambuaya (Ragnar Oratmangoen 46’)
Daftar pemain cadangan: Ernando Ari (Kiper), Nadeo Argawinata (Kiper): Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Marc Klok, Stefano Lilipaly.
Tidak masuk DSP: Reza Arya (kiper), Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Justin Hubner, Beckham Putra, Egy Maulana
Pelatih: Patrick Kluivert (Ned)