Timnas putri Indonesia seri 0-0 melawan tuan rumah Yordania di Aqaba

Timnas putri Indonesia bermain seri 0-0 melawan Yordania dalam pertandingan persahabatan di Aqaba Development Stadium Aqaba Yordania pada Selasa 13 Oktober 2026.

Pelatih Akira Higashiyama menampilkan XI awal yang berbeda dari pertandingan melawan Armenia yang berakhir imbang 0-0 pada 10 Oktober 2026. Ada dua perubahan. Safira Ika menggantikan tempat Pauline van de Pol di posisi bek kanan dan Claudia Scheunemann yang sudah bugar menggantikan Sheva Imut di lini depan. Sementara gelandang Helsya Maeisyaroh kembali bermain sebagai bek tengah.

Pertandingan dimainkan di lapangan sintetis Aqaba Development Stadium. Yordania melakukan sepak mula setelah kapten Viny Silfianus memenangkan coin toss dan memilih tempat: menyerang dari kiri ke kanan. Setelah serangan pertama Yordania gagal, Timnas langsung menekan dan menciptakan kemelut di depan gawang Yordania, tapi Garuda Pertiwi gagal melepas tembakan.

Yordania menjadi tim pertama yang melepas tembakan pada menit ke-4. Namun tembakan pemain bernomor punggung 10 jauh dari sasaran. Pada menit 13, sepak pojok Viny Silfianus mengenai tiang pertama. Sayangnya setelah itu serangan Timnas terhenti karena ada pelanggaran.

Pada 20 menit pertama pertandingan, Yordania menjadi tim yang paling banyak menciptakan ancaman untuk pertahanan lawan. Serangan-serangan yang disusun Timnas beberapa kali terhenti di tengah jalan. Pada menit 21, kiper Laita Masykuroh berhasil meninju bola tendangan bebas Yordania.

Permainan di babak pertama cukup keras. Beberapa kali terjadi ketegangan antara pemain kedua kubu. Timnas mendapat tiga kartu kuning, termasuk untuk pelatih Akira Higashiyama. Babak pertama berakhir imbang 0-0. Ancaman paling berbahaya dari Timnas terjadi pada menit 45. Tembakan Claudia Scheunemann dari luar kotak penalti ditepis kiper.

Timnas melakukan dua pergantian pemain di awal babak kedua. Vivi Oktavia menggantikan Gea Yumanda sebagai bek kiri dan Sheva Imut Furyzcha menggantikan penyerang Estella Loupatty. Di menit awal tembakan Felicia De Zeeuw terlalu lemah sehingga dimankan kiper. Tak lama kemudian tendangan bebas Felicia De Zeeuw ke muka gawang gagal diteruskan Remini Rumbewas.

Masuknya Sheva Imut Furyzcha menghadirkan kecepatan dalam serangan Timnas. Garuda Pertiwi menjadi tim yang dominan menguasai bola dan menyerang pada 15 menit pertama babak kedua. Pada menit 63 kiper laita Masykuroh berhasil menangkap tendangan bebas Yordania. Itu menjadi ancaman pertama tim tuan rumah di babak kedua.

Pada menit 70 Timnas mampu menyusun serangan cepat yang rapi dari sisi kiri melalui kerja sama Sheva Imut, Claudia Scheunemann, dan Isabelle Nottet. Serangan tersebut dituntaskan dengan tembakan kaki kiri Felicia De Zeeuw dari depan kotak penalti, tapi bola tidak terlalu keras sehingga dapat diamankan kiper.

Pada menit 82, perjuangan Rosdilah Siti Nurrohmah di sisi kanan menghasilkan sepak pojok untuk Timnas. Sepak pojok datar Viny Silfianus ke arah tiang pertama disambut Rosdilah Siti Nurrohmah dan kemudian terjadi kemelut di depan gawang. Isabelle Nottet berhasil melepas tembakan tetapi ditangkap kiper. Itu menjadi peluang terbaik Indonesia di babak kedua.

Sampai pertandingan berakhir tidak tercipta gol.

Data pertandingan
Yordania vs Indonesia 0-0

Event: Pertandingan persahabatan
Waktu: Selasa 13 Oktober 2026
Kick-off: 18.00 (22.00 WIB)
Stadion: Aqaba Development Stadium, Aqaba Yordania
Kartu kuning Timnas:
Viny Silfianus 16’ (Tekel tidak tepat)
Akira Higashiyama 33’
Isa Warps 38’ (Menarik jersey lawan)
Jersey Timnas: Putih-Putih-Putih

Pemain Timnas (4-4-2)
Laita Masykuroh (Kiper)
Safira Ika (Pauline van de Pol 88′)
Helsya Maeisyaroh
Remini Rumbewas
Gea Yumanda (Vivi Oktavia 46’)
Isa Warps (Rosdilah Siti Nurrohmah 61’)
Viny Silfianus (Kapten)
Felicia de Zeeuw
Isabelle Nottet (Marsela Awi 88′)
Estella Loupatty (Sheva Imut Furyzcha 46’)
Claudia Scheunemann

Pemain cadangan
Edelweiz Auradiva (Kiper)
Shesilia Putri (Kiper)
Nabila Divany
Nasywa Zetira Rambe
Reva Octaviani
Aulia Almabruroh
Ajeng Sri Handayani

Pelatih
Akira Higashiyama (Jepang)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!