Pelatih Satoru Mochizuki ingin Timnas putri kembali juara Piala AFF dan terus meningkatkan kemampuan

Satoru Mochizuki. Foto: Riemantono/Kamustimnas

Pelatih Timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki berkata bahwa dirinya ingin Garuda Pertiwi kembali menjadi juara Piala AFF Wanita.

Pada Jumat 10 Juli 2026 di Kuala Lumpur Stadium, Kuala Lumpur Malaysia, Timnas putri akan melakukan pertandingan pertama di Piala AFF Wanita 2026 melawan Timor Leste. Sebelum pertandingan pertama, pelatih Indonesia Satoru Mochizuki hadir dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis 9 Juli 2026 di Kuala Lumpur.

“Pertama-tama saya senang dapat berpartisipasi dalam turnamen ini. Persiapan kami cukup baik. Kami memiliki banyak pemain dari berbagai tim dan saat ini kami sedang menguji kombinasi yang tepat. Sebelumnya kami menjadi juara dan kami ingin kembali juara, dan kami juga ingin meningkatkan kemampuan,” kata Satoru Mochizuki di awal konferensi pers, dikutip dari rilis audio tim media PSSI.

Satoru Mochizuki mendapat pertanyaan dari media Malaysia mengenai ekspektasi dalam pertandingan pertama melawan Timor Leste. “Timor Leste adalah tim yang bagus. Menurut saya, pada setiap tim yang kami hadapi, kami harus bermain bagus dan tampil fleksibel, mampu beradaptasi dengan banyak lawan. Jadi kami mempersiapkan tim untuk dapat fleksibel dalam berbagai situasi,” ujar Satoru Mochizuki.

Timnas putri Indonesia pada April 2026. Foto: PSSI

Timnas putri adalah juara Piala AFF Wanita 2024. Saat itu di Laos, Garuda Pertiwi yang dipimpin Satoru Mochizuki mengalahkan Kamboja di final. Sebagai juara bertahan, Satoru Mochizuki merasa timnya tidak memiliki tekanan besar. Namun, pelatih asal Jepang itu bergurau kalau dirinya menjadi pemain maka dia akan sangat gugup.

Satoru Mochizuki berkata bahwa tim pelatih tidak hanya menyiapkan Garuda Pertiwi untuk pertandingan di fase grup melawan Timor Leste dan Kamboja. Tim pelatih juga menyiapkan Timnas putri untuk dapat melawan siapa saja.

“Kami melawan Timor Leste dan juga Kamboja. Namun kami menyiapkan pemain kami untuk menghadapi berbagai situasi dan berbagai tipe lawan. Jadi, kami melatih para pemain dan tim untuk berpikir sendiri dalam pertandingan. Dari saya tidak ada instruksi khusus. Pemain dan tim akan melihat situasi di lapangan, membuat keputusan sendiri, dan berkomunikasi. Jadi, saya berharap tim dapat bermain baik,” kata Satoru Mochizuki.

Teks: Redaksi Kamustimnas.com. Sumber: Rilis Media PSSI

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!