Ketika Indonesia terakhir kali mengalahkan Oman, 3-0 pada 18 Januari 1988

Pelatih John Herdman ingin Timnas Indonesia meraih kemenangan pertama dari Oman dalam 38 tahun. Terkahir kali Indonesia mengalahkan Oman terjadi pada 18 Januari 1988. Berikut tentang pertandingannya.
Pertandingan Indonesia melawan Oman pada 18 Januari 1988 merupakan pertandingan ketiga di fase grup turnamen King’s Cup 1988 di Thailand. Dikutip dari laporan langsung wartawan Syamin Pardede di Harian Kompas edisi 19 Januari 1988, pertandingan berlangsung di Stadion Nasional Suphachalasai di Bangkok pada petang hari.
Indonesia diwakili oleh Liga Selection. Para pemainnya berasal dari klub-klub kompetisi semiprofesional Galatama. Danurwindo dari klub Arseto Solo menjadi pelatih dengan dibantu Tumpak Sihite dan Dananjaya.
Dikutip dari Harian Pelita edisi 4 Januari 1988, persiapan Galatama Selection di Tanah Air hanya 12 hari sebelum terbang ke Bangkok pada 9 Januari 1988. Selain itu Liga Selection juga tanpa para pemain dari klub Pelita Jaya seperti gelandang Timnas Rully Nere karena pada saat bersamaan runner-up Galatama 1986-1987 itu tampil di sebuah turnamen di Malaysia.

Meski persiapan singkat Galatama Selection tetap dapat tampil baik. Mayoritas pemain Galatama Selection adalah pemain Timnas. Jadi mereka sudah saling mengenal. Selain itu sebagian besar pemain juga tampil bersama Galatama Selection di King’s Cup 1986 dan 1987. Pada King’s Cup 1987 Liga Selection mengalahkan Oman 2-0 berkat dwigol penyerang Ricky Yacobi.
Indonesia memulai perjalanan di King’s Cup 1988 dengan hasil negatif. Pasukan Danurwindo kalah 1-3 dari klub Swarovski Tirol (Austria) yang dilatih Ernst Happel. Dia dalah pelatih yang membawa Feyenoord dan Hamburg juara Piala Champion Eropa musim 1969-1970 dan 1982-1983 serta mengantar Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 1978.
Satu-satunya gol Indonesia ke gawang Swarovski Tirol dicetak penyerang Ricky Yacobi. Pada pertandingan kedua Galatama Selection menahan tim nasional Thailand 3-3 meski Ricky Yacobi mendapat kartu merah di menit-30. Sebelum diusir wasit Ricky Yacobi mencetak dua gol ke gawang Thailand. Kartu merah membuat penyerang Arseto itu absen di pertandingan ketiga.

Pada pertandingan ketiga Indonesia bertemu Oman yang sebelumnya kalah 0-3 dari Swarovski Tirol dan imbang 2-2 dengan Liaoning (China). Galatama Selection menang 3-0. Semua gol tercipta pada babak kedua. Penyerang Muhammad Zein Alhadad yang menggantikan Ricky Yacobi, mencetak dua gol.
Dalam laporan di Harian Kompas edisi 19 Januari 1988, wartawan Syamin Pardede menulis pada babak pertama Oman memiliki sejumlah peluang emas tetapi berhasil digagalkan kiper Eddy Harto.
Muhammad Zein Alhadad mencetak gol pertamanya melalui sundulan pada menit 72. Gol berawal dari umpan bek Hamdani Lubis dari sayap. Satu gol lain Indonesia dicetak oleh penyerang Nasrul Koto.
Indonesia gagal maju ke semifinal meski pada pertandingan terakhir Galatama Selection menang 2-0 atas Liaoning berkat dua gol Ricky Yacobi. Thailand dan Swarovski Tirol memiliki jumlah poin yang lebih banyak dari Galatama Selection.