Kurniawan Dwi Yulianto menyatakan dirinya bertanggung jawab atas kegagalan Timnas U17

Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menyatakan dirinya yang bertanggung jawab atas kegagalan Timnas Indonesia U17 mengulang kesuksesan di tahun 2025.
Timnas U17 gagal maju ke babak perempat final Piala Asia AFC U17 2026. Tim asuhan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto berada di dasar klasemen Grup B. Dalam tiga penampilan di Jeddah Arab Saudi, Timnas U17 mencatat hasil menang 1-0 atas China, kalah 0-2 dari Qatar, dan kalah 1-3 dari Jepang.
Pada Piala Asia AFC U17 2025, juga di Jeddah Arab Saudi, Timnas U17 ketika itu mampu menjadi juara grup. Selain maju ke babak perempat final, Timnas U17 asuhan pelatih Nova Arianto juga berhasil lolos ke Piala Dunia FIFA U17 2025.
“Sebagai pelatih kepala dan penanggung jawab di tim ini, saya memohon maaf atas kegagalan ini, tapi saya tetap berterima kasih kepada semua staf yang ada di belakang tim dan juga terima kasih atas kerja keras para pemain,” kata Kurniawan Dwi Yulianto dalam rilis media PSSI.

Dengan kegagalan di Piala Asia AFC U17 2026, berarti Timnas U17 gagal mengulang tradisi tampil di Piala Dunia FIFA U17. Sebelumnya Indonesia berturut-turut tampil di Piala Dunia FIFA U17, yakni pada 2023 sebagai tuan rumah dan pada edisi 2025 di Qatar.
“Sebagai penanggung jawab dan sebagai pelatih kepala tentunya saya akan bertanggung jawab penuh atas kegagalan mengulang sukses tim tahun lalu (2025),” ucap Kurniawan Dwi Yulianto.

Kurniawan Dwi Yulianto berharap para pemain tidak menyerah setelah kegagalan ini. “Karier mereka masih panjang, saya berharap mereka terus tumbuh dan berkembang dan menjadi pemain-pemain yang akhirnya bisa berprestasi ke depannya,” ujar mantan penyerang Timnas Indonesia itu.
“Saya beresan kepada mereka bahwa ini bukan akhir segalanya, karier mereka masih panjang, terus berlatih, terus menjadi pemain profesional yang sejati, dan berharap mereka bisa tampil di level-level berikutnya di tim nasional dan pada akhirnya bisa bermain di Timnas senior,” kata Kurniawan Dwi Yulianto.