Jay Idzes dapat nilai paling rendah saat Sassuolo kalah karena gol di menit awal dan akhir.

Jay Idzes bermain penuh saat Sassuolo kalah 2-1 karena gol di menit-menit akhir dari tuan rumah Lazio dalam pertandingan Serie A pada Senin malam 9 Maret 2026 waktu Italia.
Pada menit pertama Jay Idzses menghadapi situasi serangan balik. Pemain kelahiran Belanda ini berhadapan satu lawan satu dengan Gustav Isaksen. Jay Idzes tertinggal, tetapi berhasil memblok tembakan penyerang asal Denmark itu. Namun bola kedua berhasil dimanfaatkan Daniel Maldini menjadi gol. 1-0 untuk Lazio.
Pada menit 35 Sassuolo menyamakan kedudukan 1-1 melalui tembakan Armand Lauriente dari dalam kotak penalti. Kedudukan 1-1 bertahan sampai babak pertama selesai dan kedudukan itu juga bertahan sampai pertandingan memasuki menit ke-90. Namun pada menit 90+2 Lazio mencetak gol.

Sebuah umpan bola atas ke kotak penalti dari sisi kiri pertahanan berhasil disundul ke belakang oleh Adam Marusic. Bola dengan mudah masuk ke gawang karena kiper Arijanet Muric sudah terlanjur maju untuk menghadang tapi terlambat. Adam Marusic bebas menyundul karena sang pengawal Tarik Muharemovic berada di depannya dan dia tidak dalam posisi offside karena ada Jay Idzes sebagai orang terakhir.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Olimpico Romas, Jay Idzes menyesalkan terjadinya gol kemenangan Lazio. “Kami menjalani musim yang hebat, tetapi kami selalu bisa berbuat lebih baik. Bahkan hari ini, kami bisa berbuat lebih baik; saya bisa berbuat lebih banyak dan mencegah gol terakhir. Kami selalu mengalami pasang surut. Kami perlu menghilangkan masa-masa sulit dan meningkatkan diri karena kami adalah tim yang hebat dan kami bekerja dengan baik dalam bertahan. Kami bisa berbuat lebih banyak,” kata Jay Idzes dikutip dari Sassuolonews.it.

Website Calciomercato.com memberi nilai 4 untuk penampilan Jay Idzes. Nilai tersebut menjadi yang paling rendah di antara semua pemain yang tampil di Stadion Olimpico pada malam itu.
“Idzes 4: Canggung dan tidak akurat dalam tekelnya. Dia membuat kesalahan sejak gerakan pertama, ketika Lazio unggul lebih dulu. Dia kehilangan Marusic di kotak penalti yang membuat skor menjadi 2-1,” tulis Calciomercato.com.
Sementara Virgilio Sport menilai kiper Arijanet Muric sebagai pemain terburuk Sassuolo karena keputusannya keluar gawag mengakibatkan gol kemenangan Lazio.