Timnas U23 kalah 1-2 dari Jepang pada pertandingan pertama di Kualifikasi Olimpiade (9 Juni 1991)

Pertandingan melawan Jepang U23 pada 9 Juni 1991 menjadi pertandingan pertama Timnas Indonesia U23 dalam sejarah perjalanan Garuda Muda di Kualifikasi Olimpiade. Berikut ulasan singkat dan data fakta pertandingannya.
Sejak Kualifikasi Olimpiade 1992 Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) menerapkan pembatasan usia pemain yaitu 23 tahun. Regulasi ini sudah disosialisasikan FIFA sebelum Olimpiade 1988. PSSI mengantisipasi aturan baru tersebut dengan membuat proyek PSSI Garuda II pada 1987.
Para pemain proyek Garuda II berasal dari turnamen Piala Haornas U16 1986. Pelatihnya Solekan, Halilintar Gunawan, dan Slamet Pramuji. Dalam perjalanannya PSSI Garuda II kemudian dilatih Joseph Masopust, mantan pemain tim nasional Cekoslowakia yang meraih Ballon d’Or (pemain terbaik Eropa) tahun 1962.
Beberapa pemain PSSI Garuda II dikirim ke klub-klub Cekoslowakia, seperti bek Nil Maizar dan penyerang Rochi Putiray. PSSI Garuda II menjadi wakil Indonesia di turnamen King’s Cup di Thailand. Hasilnya tidak seperti senior mereka PSSI Garuda I yang menjadi runner-up pada turnamen 1983. PSSI Garuda kalah 0-8 dari Shanghai China dan 2-3 dari Kenya, sebelum membuat kejutan menahan Thailand 1-1.

Pasukan Josef Masopust kemudian menjadi Timnas U19 yang tampil di Piala Asia AFC U19 1990 pada November 1990 di Jakarta. Indonesia tersingkir di fase grup setelah selalu kalah, yakni 1-2 dari Qatar, 1-5 dari Korea Utara, dan 1-2 dari India. Pada awal tahun 1991 PSSI memutuskan mendepak Josef Masopust.
Iswadi Idris, mantan kapten Timnas dan pelatih Timnas di SEA Games 1983 dan asisten pelatih Timnas pada 1989, dipercaya memimpin tim ke Kualifikasi Olimpiade 1992. Sebagai persiapan, Iswadi Idris membawa Timnas U23 melakukan tur ke Korea Selatan dan Thailand.
Iswadi Idris memperkuat tim dengan memanggil pemain-pemain U23 dari klub kompetisi profesional Galatama. Mereka antara lain kiper Listianto Raharjo (Pelita Jaya), Avieb Subarkah (Bentoel), Aji Santoso (Arema), Ansyari Lubis (Medan Jaya), Kashartadi (Arseto), Rasyito Amsya (Pupuk Kaltim), dan Widodo C. Putro (Warna Agung).
Pada Kualifikasi Olimpiade 1992 Indonesia berada di Grup F bersama Jepang, China Taipei, dan Hong Kong. Indonesia tiga kali beruntun bermain di kandang sebelum tandang ke Hong Kong, China Taipei, dan Jepang. PSSI memilih Stadion Gelora 10 November Surabaya sebagai kandang Timnas U23.

Jepang menjadi lawan pertama Indonesia pada 9 Juni 1991. Tabloid BOLA edisi Minggu Kedua Juni 1991 menulis sekitar 30.000 penonton memadati Stadion Gelora 10 November Surabaya. Namun ketika pertandingan baru berjalan sekitar 28 detik Jepang mencetak gol.
Bola serangan Jepang berhasil disapu stoper Nil Maizar, tapi bola malah jatuh ke Masaaki Sawanabori. Gelandang Jepang itu kemudian melepas tendangan keras yang gagal dihalau kiper Listianto Raharjo.
Setelah kemasukan cepat, Aji Santoso dkk. mampu menguasai permainan. Namun beberapa peluang gagal diselesaikan dengan baik. Timnas U23 akhirnya mencetak gol balasan pada menit 32 melalui penalti Ansyari Lubis setelah pemain Jepang handsball.

Namun pada sekitar menit ke-37 Timnas U23 harus bermain dengan 10 pemain. Wasit Ahmed Jassim Mohamed dari Bahrain memberi kartu merah kepada kiper Listianto Raharjo karena professional foul di luar kotak terhadap pemain Jepang yang berpeluang mencetak gol.
Meski bermain dengan 10 pemain Timnas U23 mampu menjaga kedudukan 1-1. Namun dua menit sebelum waktu normal selesai Jepang berhasil mencetak gol ke gawang kiper Muhammad Syukron melalui tembakan Takeo Harada dari jarak sekitar 20 meter. Jepang menang 1-2.
Data-fakta
Indonesia U23 vs Jepang U23 1-2
Event: Pertandingan pertama Grup F Kualifikasi Olimpiade 1992
Waktu: Minggu sore 9 Juni 1991
Stadion: Gelora 10 November Surabaya
Wasit: Ahmed Jassim Mohamed (Bahrain)
Kartu merah: Listianto Raharjo 37’ (professional foul)
Jersey Timnas U23: Merah-Putih-Merah
Pencetak gol: 0-1 Masaaki Sawanabori 1’; 1-1 Ansyari Lubis 32’ penalti; 1-2 Takeo Harada 88’
Daftar pemain Timnas U23: Listianto Raharjo (kiper); Khusaeri, Aji Santoso, Agus Yuwono, Niel Maizar, Heriansyah, Puji Purnawan, Ansyari Lubis, Rasyito Amsya, Rochi Putiray, Widodo C. Putro.
Pelatih: Iswadi Idris