Timnas putri menatap SEA Games 2025 di Thailand

Foto: Tangkapan layar RCTI

Timnas putri Indonesia menatap SEA Games di Thailand pada Desember 2025 setelah mencatat pencapaian tidak bagus di ASEAN Women’s Championship 2025 di Vietnam.

Dalam tiga pertandingan di Grup A ASEAN Women’s Championship 2025, Timnas putri dua kali kalah telak dengan skor identik 7-0 dari Thailand dan Vietnam. Pada pertandingan terakhir, Selasa (12/8/2025), Timnas putri hanya bermain seri 1-1 melawan Kamboja, yang mereka kalahkan dengan skor 3-1 di final Piala AFF pada Desember 2024.

“Pemain yang kami bawa di turnamen ini hanya sekitar 25 persen dari skuad inti. Jadi, fokus kami sekarang adalah mempersiapkan pemain-pemain yang memang akan diturunkan di SEA Games nanti. Tentu kami sudah mengetahui kekuatan calon lawan, terutama Thailand dan Vietnam. Ini bagus bagi kami, karena menjadi pengingat bahwa kami harus benar-benar siap menghadapi mereka,” ujar pelatih Timnas putri Joko Susilo dalam konferensi pers setelah pertandingan melawan Kamboja, dikutip dari Kitagaruda.id.

Foto: Tangkapan layar RCTI

Skuad Timnas putri di ASEAN Women’s Championship memang tidak lengkap. Garuda Pertiwi tanpa pemain abroad seperti kiper Iris De Rouw, bek tengah Emily Nahon, serta gelandang Felicia De Zeeuw dan Sydney Sari Hopper. Hanya penyerang Isa Warps dan Estella Loupattij yang dapat tampil di Vietnam. Selain itu Timnas putri juga tanpa pemain berpengalaman seperti Safira Ika, Sheva Imut, Claudia Scheunemann, dan Zahra Muzdalifah, serta pemain-pemain muda potensial yang pada saat bersamaan mesti tampil di Kualifikasi Piala Asia U20.

Indonesia berada di dasar klasemen akhir Grup A ASEAN Women’s Championship 2025. Meski sama-sama mengoleksi satu poin, posisi Indonesia ada di bawah Kamboja karena jumlah gol kemasukan Kamboja lebih sedikit satu dari Garuda Pertiwi. Indonesia tampil di ASEAN Women’s Championship setelah menjadi juara Piala AFF, yang menjadi kualifikasi menuju turnamen sepakbola wanita tertinggi di ASEAN.

error: Content is protected !!